Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan PBB akan segera melakukan pemungutan suara, Rabu (18/10), mengenai resolusi yang dirancang Brasil. Resolusi itu terkait jeda kemanusiaan dalam konflik antara Israel dan militan Palestina, Hamas, untuk memungkinkan akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Dewan Keamanan juga diperkirakan akan membahas permintaan Uni Emirat Arab dan Rusia terkait serangan Israel terhadap rumah sakit di Gaza, yang menewaskan ratusan orang pada Selasa (17/10).
Utusan Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyalahkan pasukan Israel atas pembantaian di rumah sakit tersebut, dan menyerukan gencatan senjata segera.
Baca juga: OKI Kutuk Serangan Israel terhadap RS di Gaza
Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan mengeluarkan pernyataan yang menuduh kelompok militan Jihad Islam Palestina bertanggung jawab. Jihad Islam membantah tuduhan tersebut.
Dewan beranggotakan 15 orang itu awalnya dijadwalkan melakukan pemungutan suara pada Senin (16/10) mengenai rancangan undang-undang buatan Brasil itu, namun ditunda 24 jam untuk memberikan lebih banyak waktu untuk bernegosiasi.
Amerika Serikat (AS) kemudian mendorong penundaan lebih lanjut ketika Presiden Joe Biden mengunjungi Israel, Rabu (18/10). Tidak jelas apakah AS, yang memiliki hak veto, yang biasanya digunakan untuk melindungi sekutunya Israel dari tindakan Dewan Keamanan, akan mengizinkan resolusi tersebut disahkan.
Baca juga: Tempat Aman Terakhir di Gaza pun Dihancurkan Israel
Rancangan teks tersebut juga mendesak Israel tanpa menyebutkan namanya untuk membatalkan perintahnya bagi warga sipil Gaza untuk pindah ke selatan daerah kantong Palestina.
Israel, pekan lalu, memerintahkan sekitar 1,1 juta orang di Gaza, hampir separuh jumlah penduduk, untuk pindah ke selatan saat negara itu bersiap melakukan serangan darat sebagai pembalasan atas serangan Hamas yang terburuk terhadap warga sipil dalam 75 tahun sejarah Israel.
Usulan Brasil pada dasarnya adalah versi yang lebih rinci dari rancangan resolusi Rusia yang gagal lolos dalam pemungutan suara pada Senin (16/10), kecuali rancangan tersebut secara khusus mengutuk serangan teroris oleh Hamas.
Alih-alih menyerukan gencatan senjata, mereka malah menyerukan jeda kemanusiaan dalam konflik tersebut untuk memungkinkan akses bantuan ke Gaza.
Israel telah mengepung Gaza secara total dan melakukan pengeboman paling hebat yang pernah ada. Mereka telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah kelompok militan itu membunuh 1.300 orang dan menyandera dalam ratusan orang serangan 7 Oktober terhadap Israel.
Sekitar 3.000 warga Palestina telah terbunuh. (CNA/Z-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Rusia memveto rancangan resolusi DK PBB terkait Selat Hormuz yang diajukan negara Timur Tengah. Moskow dan Tiongkok siapkan draf tandingan yang lebih seimbang.
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan melakukan voting resolusi Selat Hormuz guna mengamankan jalur navigasi internasional dari ancaman blokade dan serangan.
Mereka juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan penjaga perdamaian.
INDONESIA menyerukan pertemuan darurat DK PBB dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh, serta transparan terkait gugurnya anggota asal Indonesia di UNIFIL.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved