Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Palestina Mai Alkaila mengatakan pada Sabtu (14/10), bahwa tentara Israel telah membunuh 28 pekerja medis di Jalur Gaza. Itu melalui penembakan terus menerus terhadap daerah kantong pengungsian sejak Sabtu (7/10).
"28 petugas kesehatan meninggal dan puluhan lainnya yang juga terluka juga 15 pusat kesehatan mengalami kerusakan akibat penembakan Israel," katanya.
Selain itu, Rumah Sakit Beit Hanoun dan Rumah Sakit Anak Al-Durrah berhenti memberikan layanan, dan 23 kendaraan ambulans juga rusak.
Baca juga : 6.000 Bom Israel di Palestina 6 Hari, Setara dengan Setahun Bom AS di Afghanistan
“Pasukan pendudukan Israel setiap hari mengancam evakuasi rumah sakit di Gaza, ancaman yang jelas terhadap nyawa ratusan pasien dan korban luka, termasuk Rumah Sakit Anak Al-Durrah, yang dievakuasi kemarin setelah menjadi sasaran bom fosfor putih yang dilarang secara internasional, dan Beit Hanoun. Rumah Sakit, yang juga menghentikan operasi karena penembakan Israel," paparnya.
Alkaila menegaskan kembali seruannya kepada komunitas internasional, PBB, organisasi hak asasi manusia, dan entitas kemanusiaan internasional untuk segera memberikan perlindungan bagi rumah sakit, fasilitas perawatan, kendaraan ambulans, petugas kesehatan, pasien, dan korban luka yang menghadapi penembakan Israel setiap hari.
Baca juga : Serangan Israel Tewaskan Jurnalis Reuters dan Lukai Enam Lainnya
Pasukan Israel melancarkan kampanye militer yang berkelanjutan dan kuat terhadap Jalur Gaza seminggu yang lalu sebagai tanggapan atas serangan militer oleh kelompok Palestina Hamas di wilayah Israel.
Konflik dimulai Sabtu (7/10), lalu ketika Hamas memulai Operasi Banjir Al-Aqsa – sebuah serangan mendadak yang mencakup serangkaian peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut dan udara.
Hamas mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap sasaran Hamas di Jalur Gaza. Tanggapan Israel meluas hingga memotong pasokan air dan listrik ke Gaza, yang semakin memperburuk kondisi kehidupan di wilayah yang terkepung sejak 2007.
Lebih dari 3.500 orang telah terbunuh sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober, termasuk 2.215 warga Palestina dan 1.400 warga Israel. (Anadolu Agency/Z-4)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved