Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 11 staf serta 30 murid di sekolah PBB di Jalur Gaza tewas akibat gempuran Israel yang diluncurkan untuk membalas serangan Hamas ke wilayah 'Negeri Zionis' itu. Hal itu dikatakan juru bicara PBB Stephane Dujarric, Rabu (11/10).
"Sebanyak 11 staf UNRWA telah tewas sejak Sabtu (7/10)," ujar Dujarric kepada wartawan mengacu kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina yang mengelola sekolah di Gaza.
"Sebanyak 30 pelajar di sekolah milik UNRWA tewas dan delapan lainnya terluka," lanjutnya.
Baca juga: Hizbullah Akui Mereka Tembakkan Rudal dari Libanon ke Israel
Staf UNRWA yang tewas itu mencakup lima guru, dokter kandungan, seorang insinyur, konselor, dan tiga staf.
"UNRWA sangat berduka dan kehilangan bersama rekan dan keluarga mereka," ujar Wakil Direktur UNRWA Jennifer Austin.
"Staf PBB dan warga sipil harus dilindungi selama konflik. Kami menyerukan agar pertempuran dihentikan sehingga tidak ada lagi warga sipil yang menjadi korban," imbuhnya.
Baca juga: Menlu Retno Prioritaskan Keselamatan WNI di Gaza
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyerukan agar warga sipil dilindungi dan undang-undang kemanusiaan internasional ditaati saat Israel, Rabu (11/10) melanjutkan serangan udaranya terhadap Jalur Gaza.
"Sekitar 220 ribu warga Palestina kini berlindung di 92 fasilitas UNRWA di berbagai wilayah Gaza," ungkap Guterres sembari menegaskan kantor, rumah sakit, klinik, dan sekolah milik PBB tidak boleh menjadi target serangan.
"Staf PBB bekerja sepanjang waktu untuk membantu warga Gaza. Saya sangat menyayangkan beberapa dari mereka harus tewas saat menjalankan tugas," kata Guterres. (AFP/Z-1)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved