Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA penyelidik PBB sedang mengumpulkan bukti yang berpotensi dapat digunakan dalam penuntutan di masa mendatang terhadap mereka yang terlibat dalam pengusiran pengacara hak asasi manusia Prancis-Palestina oleh Israel. Tim penyelidik PBB tingkat tinggi menyimpan daftar kemungkinan pelaku di balik deportasi paksa Salah Hamouri, termasuk maskapai penerbangan El-Al yang digunakan untuk pengusiran dan stafnya.
Pria berusia 38 tahun itu telah lama ditahan tanpa dakwaan di Israel atas tuduhan bahwa dia anggota Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) yang berakar pada Marxis. PFLP dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Hamouri, yang membantah klaim itu dan mempertahankan ketidakbersalahannya dalam banyak kasus, diusir setelah izin tinggalnya di Jerusalem timur dicabut karena dugaan pelanggaran kesetiaan kepada Israel. Langkah pengusiran itu langsung dikecam oleh kantor hak asasi PBB sebagai kejahatan perang.
Baca juga: Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina Tersangka Pengeboman
Komisi Penyelidikan PBB tentang situasi di Wilayah Pendudukan Palestina (OPT) mengonfirmasi dalam laporan yang diterbitkan Kamis bahwa pengusirannya tergolong pelanggaran berat hukum kemanusiaan internasional. "Kami tidak ragu bahwa pencabutan izin tinggal Yerusalem timur, Salah Hamouri, berdasarkan dugaan pelanggaran kesetiaan kepada Negara Israel merupakan kejahatan perang," kata Chris Sidoti, salah satu dari tiga komisioner, dalam suatu pernyataan, Kamis (8/6). "Menuntut kesetiaan dari orang-orang yang dilindungi di wilayah pendudukan ialah pelanggaran hukum kemanusiaan internasional yang tercela."
Dalam laporan kedua komisi tersebut kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB sejak dibentuk pada 2021, dikatakan telah menyimpan, dalam daftar kemungkinan pelaku, informasi tentang individu yang mungkin memikul tanggung jawab pidana.
Baca juga: Ledakan pada Pangkalan Militan Palestina di Libanon, Israel Bantah Terlibat
"Komisi mencatat bahwa deportasi Mr. Hamouri juga menimbulkan pertanyaan apakah individu-individu dalam maskapai penerbangan El-Al mengetahui deportasinya yang melanggar hukum dan mungkin telah melakukan kejahatan perang membantu, bersekongkol, atau membantu dalam kejahatan perang itu," kata laporan itu. "Komisi bermaksud untuk menyelidiki lebih jauh tanggung jawab pidana semua orang yang terlibat dalam deportasi paksa." (AFP/Z-2)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved