Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 51% orang Belanda meyakini terjadi apartheid di Israel dan wilayah Palestina yang dijajah. Temuan ini berasal dari survei Belanda yang dilakukan oleh I&O Research untuk organisasi perdamaian PAX. Hanya 6% yang tidak setuju.
Penelitian tersebut, menurut siaran pers PAX, menunjukkan bahwa sebagian besar orang Belanda menganggap Israel dan Hamas bertanggung jawab atas berlanjutnya konflik, menentang pembangunan dan perluasan permukiman ilegal Israel, dan mengharapkan pemerintah Belanda mengambil tindakan yang sesuai.
"Gambaran tentang orang Belanda memandang situasi di Israel dan wilayah Palestina yang diduduki belum pernah diberikan sebelumnya. Meskipun banyak orang hanya memiliki pengetahuan terbatas tentang situasi tersebut, hasilnya sangat mengejutkan karena menunjukkan kesenjangan yang sangat besar antara kebijakan pemerintah Belanda dan pendapat berbagai kalangan penduduk Belanda. Menurut survei, rakyat Belanda ingin pemerintah mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran HAM," kata Anna Timmerman, Direktur Jenderal PAX, sebagaimana dilansir kantor berita Palestina, Wafa.
Baca juga: Iran Yakin Dua Ilmuwannya Mati Diracun Israel lewat Makanan
Hasil survei menunjukkan bahwa separuh penduduk Belanda (51%) merasa ada apartheid di Israel dan wilayah Palestina yang diduduki dan hanya 6% berpendapat tidak demikian. Proporsi yang lebih besar, 61%, menganggap Israel sepenuhnya atau sebagian besar bertanggung jawab atas fakta bahwa konflik terus berlanjut. Sekitar 60% juga melihat Hamas sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas hal ini.
Anna Timmerman mengatakan, "Temuan penting bahwa kaum muda khususnya cenderung melihat Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab, lebih daripada Hamas dan Otoritas Palestina."
Kebanyakan orang berpikir Israel harus berhenti membangun dan memperluas permukiman. Sebesar 56% setuju dengan pernyataan ini dan hanya 6% tidak setuju.
Selain pandangan tentang tanggung jawab dan apartheid, responden juga dimintai pendapatnya tentang kebijakan pemerintah Belanda tentang Israel dan Palestina. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang Belanda menginginkan pemerintah mengubah posisinya. Mayoritas (54% dan 57%) menginginkan pemerintah mengambil sikap yang lebih tegas terhadap pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel dan Hamas masing-masing. Hanya sebagian kecil (11% dan 8%) yang tidak setuju.
Baca juga: Uni Eropa Cairkan Dana yang Diblokir untuk Palestina
Selanjutnya, 38% orang Belanda berpikir pemerintah harus menjatuhkan sanksi kepada Israel jika terus membangun dan memperluas permukiman. Persentase ini meningkat menjadi 44% ketika ditunjukkan bahwa pemukiman itu ilegal menurut hukum internasional. Cuma 18% tidak setuju. Terakhir, 40% orang Belanda merasa pemerintah Belanda harus berhenti bekerja sama dengan produsen senjata Israel dan 15% tidak setuju dengan pernyataan ini.
Hasilnya, kata siaran pers tersebut, menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah tampaknya tertinggal dari pandangan rakyat Belanda. Setengah dari semua orang Belanda, misalnya, berpikir ada apartheid dan ingin pemerintah berbuat lebih banyak untuk mencegah pelanggaran hak asasi manusia dan pemukiman ilegal di daerah tersebut. Dengan hasil ini, PAX meminta pemerintah Belanda untuk mengambil tindakan lebih dan memperbarui posisinya. (OL-14)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved