Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kelompok yang terdiri dari 107 perusahaan terbesar di Brasil, Senin (27/9), meminta pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro untuk meningkatkan komitmen dalam melawan perubahan iklim, sebulan menjelang pertemuan COP26 di Glasgow, Skotlandia.
"Brasil harus ambil bagian dalam perundingan iklim," tegas ke-107 perusahaan yang menamakan diri Komisi Perusahaan Brasil untuk Pembangunan Berkelanjutan (CEBDS) yang terdiri dari perusahaan yang mencakup 47% GDP negara Amerika Selatan itu.
"Brasil harus berada dalam pusat pembicaraan ini atau akan mengalami kerugian besar di sektor produksi dan masyarakat," lanjut surat yang menampilkan tanda tangan dari Bradesco (bank besar di Brasil), JBS (penghasil daging terbesar di dunia), serta perusahaan multinasional seperti Carrefour dan Shell.
Baca juga: Tiongkok Bakal Mengurangi Praktik Aborsi untuk Tujuan Nonmedis
Pemerintahan Bolsonaro menuai kritik keras terkait penanganan mereka terhadap masalah lingkungan terutama seiring meningkatnya penggundulan hutan di Brasil sejak Bolsonaro menjabat pada 2019.
Surat terbuka itu menyerukan diadopsinya mekanisme pendanaan untuk mempromosikan transisi iklim dan upaya untuk merangi penggundulan hutan di Amazon.
"Brasil memiliki keunggulan dalam memburu karbon netral karena banyaknya sumber daya alam dan kemampuan warganya," lanjut surat terbuka itu. (AFP/OL-1)
Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi secara menyeluruh.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Musim dingin yang terlalu hangat menyebabkan bunga gagal mekar sempurna dan merusak tradisi ribuan tahun.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Ilmuwan Smithsonian (STRI) melaporkan kegagalan fenomena upwelling di Teluk Panama pada 2025 akibat angin yang melemah. Ancaman serius bagi ekosistem dan nelayan.
PEMAHAMAN dan mitigasi perubahan iklim menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya risiko krisis lingkungan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved