Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TANAH longsor melanda desa di Norwegia. Seluruh lereng bukit runtuh di Ask, 25 km timur laut ibu kota Oslo pada Selasa malam.
Peristiwa ini menyebabkan sekitar 1.000 orang dievakuasi dan 10 orang dilaporkan hilang, termasuk dua anak-anak.Pada Kamis (31/12), petugas penyelamat masih mencari para korban.
Rumah-rumah terkubur di bawah lumpur, ada yang terbelah menjadi dua dan beberapa rumah tergantung di atas kawah yang disebabkan longsoran.
"Sangat menyedihkan, benar-benar tak terlukiskan. Mengerikan," kata seorang penduduk Markus Olsen kepada AFP.
Seorang pejabat Norwegia Toril Hofshagen yang terlibat dalam operasi penyelamatan, mengatakan bahwa orang-orang harus dievakuasi karena kondisinya tidak stabil.
"Ada retakan di tanah dan tanah liat terlihat," kata Hofshagen, yang bekerja di Direktorat Sumber Daya dan Energi Norwegia (NVE).
NVE mengatakan bencana itu adalah longsor tanah liat yang cepat sekitar 300 kali 800 meter (yard).
Tanah liat tersebut adalah sejenis tanah liat yang ditemukan di Norwegia dan Swedia yang dapat runtuh dan berubah menjadi cairan saat ditekan berlebihan.
Pada Kamis (31/12), petugas penyelamat menggeledah dua rumah yang telah runtuh, mencari warga yang hilang, tetapi tidak menemukan siapa pun. "Sisa rumah di daerah itu hancur total," kata kepala operasi Roger Pettersen pada konferensi pers.
“Penting bagi saya untuk menekankan bahwa kami mencari orang yang selamat," ujarnya sebelumnya.
Dia menambahkan, jarak pandang yang lebih baik di siang hari akan membantu upaya pencarian.
Polisi mengatakan 10 orang terluka termasuk satu orang luka serius yang dipindahkan ke Oslo untuk perawatan. Seperlima dari 5.000 penduduk Kotamadya Gjerdum yang mencakup Ask telah dievakuasi.
Perdana Menteri Erna Solberg mengunjungi desa itu pada Rabu dan menggambarkan tanah longsor sebagai salah satu yang terbesar yang pernah dialami negara itu. "Merupakan pengalaman dramatis berada di sini," kata Solberg kepada wartawan.
Pemerintah kota memperingatkan sebanyak 1.500 orang mungkin harus meninggalkan wilayah itu karena alasan keamanan.
Pihak berwenang mengeluarkan seruan kepada orang-orang untuk tidak menyalakan kembang api pada Malam Tahun Baru yang dapat menghalangi penggunaan helikopter dan drone yang dilengkapi kamera termal. (Aiw/AFP/OL-09)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
SAS batalkan 130+ penerbangan di Norwegia akibat lonjakan harga avtur dampak ketegangan di Selat Hormuz. Serikat pekerja soroti masalah staf di tengah krisis energi.
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
Sentimental Value sabet Best International Feature Film dalam Academy Awards.
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Investigasi ledakan di Kedubes AS di Oslo terus berlanjut. Polisi rilis foto suspek berpakaian gelap dan selidiki video terkait Ali Khamenei di Google Maps.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved