Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump kembali berkomentar mengenai penembakan brutal yang menewaskan 50 orang dan melukai puluhan lainnya di Christchurch, Selandia Baru. Trump mengaku kesal karena dirinya disalahkan atas tragedi tersebut.
"Media Berita Palsu bekerja lembur hanya untuk menyalahkan saya atas serangan mengerikan di Selandia Baru," tulis Trump di Twitter, seperti dilansir dari laman AFP, Senin (18/3).
"Mereka semua harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan tuduhan tersebut. Ini semua sangat konyol!" lanjutnya.
Kekesalan Trump diyakini terkait pandangan ekstrem dari pelaku penembakan di Christchurch, yakni Brenton Tarrant. Pria 28 tahun asal Australia itu memiliki pandangan ekstrem sayap kanan serta menjunjung tinggi supremasi kulit putih.
Sejumlah pihak menilai selama ini Trump terkesan kurang 'keras' jika mengomentari sesuatu yang ada hubungannya dengan gerakan sayap kanan atau supremasi kulit putih.
Baca juga: Dapat Dana dari Warganet, Egg Boy Sumbangkan untuk Korban Christchurch
Nama Trump muncul dalam manifesto yang ditulis Tarrant dan dirilis sebelum melancarkan aksi teror pada 15 Maret. Dalam manifesto disebutkan bahwa Trump adalah "simbol pembaruan kulit putih."
Merespons pertanyaan awak media mengenai manifesto, Trump menilai aksi kekerasan yang dilancarkan simpatisan supremasi kulit putih bukan sebuah ancaman yang sedang berkembang.
"Saya rasa tidak (ada indikasi tren berbahaya). Saya rasa mereka adalah sekelompok kecil orang dengan masalah yang sangat, sangat serius," tutur Trump kepada awak media di Gedung Putih beberapa hari lalu.
"Tapi jika melihat kasus di Selandia Baru, mungkin demikian (ada indikasi tren supremasi kulit putih). Saya belum tahu banyak mengenai hal tersebut," lanjut dia.
Sebelumnya, Trump mengaku telah berbicara dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern untuk mengekspresikan "solidaritas." Trump juga sempat mengatakan, "kami mencintai Selandia Baru."
Pada 2017, banyak pihak termasuk beberapa orang terdekat Trump terkejut karena sang presiden menolak mengecam aksi unjuk rasa neo-Nazi di Charlottesville, Virginia. Demonstrasi tersebut berujung bentrokan dengan gerakan sayap kiri. Trump menyalahkan keduanya. (Medcom/OL-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Selandia Baru laporkan dugaan pelanggaran sanksi Korea Utara di laut, termasuk transfer ilegal antar kapal dan 35 kapal mencurigakan ke PBB.
Keberhasilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membebaskan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, dari penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menuai apresiasi.
Selandia Baru tetapkan status darurat di Wellington akibat hujan rekor 77mm dalam satu jam. Kendaraan tenggelam, sekolah tutup, dan warga dievakuasi.
Tanah longsor menghantam area perkemahan di Gunung Maunganui, Selandia Baru. Sejumlah orang hilang, tim SAR berjuang di tengah cuaca ekstrem.
NASIB malang menimpa Andrew Joseph McLean, warga negara (WNA) asal New Zealand yang kini tertahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jimbaran.
Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, resmi menetapkan 7 November sebagai tanggal pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved