Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETINDIHAN merupakan kondisi dimana tubuh tidak dapat digerakan pada saat sedang dalam kondisi setengah sadar pada saat tidur. Selain tidak dapat menggerakan tubuh, cenderung juga tidak dapat berbicara atau mengucapkan kata-kata, merasa ditindih dibagian dada, sulit bernafas dan mengeluarkan keringat yang banyak.
Beberapa orang, menganggap bahwa ketindihan merupakan suatu kondisi paranormal yang disebabkan oleh makhluk halus. Namun, sebenarnya ketindihan dapat dijelaskan oleh medis.
Dilansir dari laman klikdokter, ketindihan atau yang disebut juga dengan kelumpuhan tidur (sleep paralysis) adalah kondisi dimana adanya ketidaksinkronan antara otak dan tubuh yang terjadi pada saat proses tidur terjadi.
Baca juga: Hati-Hati, Gangguan Tidur Jadi Salah Satu Gejala Depresi
Dalam keadaan tidur, terdapat dua fase utama yang terjadi, yaitu fase rapid eye movement (REM) dan non-rapid eye movement (NREM). Saat tidur, sebagian besar tubuh Anda akan berada di dalam fase NREM.
Pada fase tersebut, tubuh dalam keadaan rileks. Sementara itu pada fase REM, tubuh dalam keadaan rileks tetapi mata bergerak dengan cepat. Pada kondisi peralihan dari fase NREM dan REM, kadang seseorang terbangun dari tidurnya.
Baca juga: Gangguan Tidur pada Lansia, Wajar Sekaligus Berisiko Depresi
Nah, pada saat Ia terbangun dalam kondisi peralihan ini, otaknya masih dalam keadaan tidur, seluruh ototnya juga masih lumpuh karena masih dalam keadaan rileks. Alhasil, Anda akan merasakan gejala ketindihan seperti tersadar dengan kondisi badan tidak bisa bergerak.
Nantinya, beberapa saat setelah mengalami kondisi sleep paralysis, otak dan tubuh akan perlahan akan sinkron kembali sampai benar-benar terbangun dari ketindihan.
Kelumpuhan tidur umumnya bukanlah sesuatu yang berbahaya. Namun gejala yang dialami penderitanya kadang menimbulkan rasa takut dan cemas untuk tertidur lagi.
Penyebab Ketindihan:
Seperti penjelasan sebelumnya, ketindihan tidak terjadi karena makhluk halus atau kondisi paranormal. Namun kondisi ketidaksinkronan yang terjadi antara otak dan juga tubuh.
Selain itu, beberapa faktor seperti gangguan mental, salah posisi tidur, mengidap kondisi narkolepsi atau halusinasi, jadwal tidur yang tidak teratur, dan penyakit obstructive sleep apnea, juga dapat menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya ketindihan. (Z-10)
Fitur Nightography Samsung geser kamera profesional di kalangan atlet dunia. Simak rahasia foto malam hari yang tajam dan autentik di sini.
Tanda penuaan kini muncul sejak usia 20-an. Dokter ungkap penyebab utamanya dan cara mencegah kerutan dini akibat gaya hidup modern.
Eva Longoria ceritakan adaptasinya tinggal di Spanyol. Mulai dari meninggalkan budaya 'working lunch' yang stres hingga kerinduan pada makanan Meksiko.
Biaya hidup selangit dan tekanan mental membuat banyak orangtua milenial memilih memiliki satu anak.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Gaya hidup warga Bekasi bergeser, olahraga kini jadi bagian lifestyle seiring hadirnya fasilitas sport dan wellness terintegrasi di pusat perbelanjaan.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved