Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TUBUHNYA tampak kurus dengan kondisi sangat lemas. Bayi Owa Jawa itu mengalami dehidrasi dan butuh perlindungan dari sang induk.
Begitu cerita Kepala Pusat Rehabilitasi Primata Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Sigit Ibrahim tentang kondisi bayi Owa Jawa (Hylobates moloch) yang diselamatkan tim dari Polres Bogor bersama aktivis pencinta satwa dilindungi.
Kondisi pertama kali saat diserahkan oleh Polres Bogor ke BKSDA Jawa Barat, Owa Jawa yang akhirnya diberi nama Mega itu sangat stres. Hal itu dampak dari disimpan di dus dengan hanya beralaskan kain sarung. Beratnya hanya 500 gram dan usianya baru sekitar 3 bulan.
"Biasanya memang perdagangan ini menjual bayi-bayi primata yang kondisinya rentan stres dan akibat fatalnya biasanya mati," kata Ibrahim.
Saat ini, Mega berada dalam perawatan di Pusat Rehabilitasi Primata BBKSDA di Bandung. Kondisinya pun membaik. Dilakukan perawatan khusus. dilakukan enrichment atau pengaayaan kandang. Selain diberikan infus dan susu, di dalam kandang juga ada sebuah boneka.
Ibrahim menambahkan pemberian boneka tersebut sebagai teman dia tidur, karena harus merasa ada yang menemani.
"Kalau sendiri, dia teriak-teriak seperti ketakutan, seperti kehilangan induk," imbuhnya.
Selain boneka, di sebelah kandang juga dipasang penghangat yang berfungsi mengatur suhu ruangan, sehingga dia merasa seperti dipeluk induknya.
"Jadi harus hangat. Kalau kedinginan dia bisa diare, bisa stres, kemudian sampai menyebabkan kematian. Jadi itu kita sediakan sebagai pengaayaan kandang, enrichment," ungkapnya.
Baca juga: Bayi Owa Jawa Lahir di TN Gunung Gede Pangrango
Bayi Owa Jawa ini diselamatkan Polres Bogor dari tindak perdagangan satwa. Atas informasi dari aktivis pencinta satwa dilindungi, petugas piket dari Unit 2 Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor berhasil menggagalkan transaksi jual beli satwa di kawasan Taman Budaya, Sentul City, Kabupaten Bogor, pada Rabu 26 Oktober.
Pengungkapan kasus tersebut dirilis di Mapolres Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (4/11). Dalam kasus tersebut, Polres Bogor juga sudah menangkap pelakunya. Pelakunya ada dua orang yakni MM, 32, warga Kabupaten Bogor yang berlaku sebagai kurir dan SU, 28, pemilik yang tercacat sebagai warga Kabupaten Cianjur. Keduanya kini ditahan di Mapolres Bogor.
Sementara itu, berdasarkan data dari BBKSDA, persebaran Owa Jawa saat ini tidak lebih dari 4.000 individu. Sedangkan di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa, saat ini fokus untuk program rehabilitasi dan lepas liar.
Untuk saat ini program tersebut baru di beberapa cagar alam. Salah satu cagar alam yang ada di wilayah Bandung, teridentifikasi dengan luas 80 hektare.
Pada tahun 2010, pihak pusat rehabilitasi primata menemukan sekitar 40 individu. Ke-40 individu ini terdiri dari owa jawa, lutung jawa, ada surili dan jenis primata-primata yaitu siamang dan simpai. Dari 40 individu yang kini menjalani rehabilitasi, beberapa di antaranya memang merupakan hasil penegakan hukum. Salah satunya ini yang dari Bogor. Kemudian 2 inividu dari Polres Tasik yang diserahkan sebulan lalu.
Dari 2010, program pelepasliaran dimulai. Kemudian data dari 2014 sampai saat ini, Pusat Rehabilitasi Primata BBKSDA Jawa Barat sudah melepas sekitar 45 sampai 46 individu Owa Jawa.
Untuk diketahui, Owa Jawa ini di hutan, dia hidup di siang hari. Tapi karena langka, Owa Jawa ini jadi mudah stres. Sementara untuk pelepasliaran, Pusat Rehabilitasi Primata BBKSDA Jabar melakukannya sebanyak 3 kali dalam kurun waktu satu tahun. Rencana di bulan November, pihaknya akan melepasliarkan sepasang owa jawa. Lokasinya masih di area konservasi milik BBKSDA Jabar.(OL-5)
Wamenhut memberikan nama Garda Nusantara kepada seekor anak burung Elang Jawa yang baru saja menetas.
Seekor bayi Komodo ditemukan masuk ke pondok milik warga di Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ancaman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,- dan paling banyak Rp 5.000.000.000.
Kepolisian Riau memeriksa 40 saksi dalam kasus gajah mati tanpa kepala di konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper, Pelalawan. Dugaan kuat akibat tembakan senjata api.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perburuan ilegal satwa dilindungi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
Populasi satwa dilindungi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan owa jawa, semakin terancam punah.
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor menggelar layanan perpustakaan keliling sebagai upaya mendekatkan akses literasi kepada masyarakat di ruang publik.
HUJAN yang disertai tiupan angin kencang menyebabkan kejadian bencana di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bandung dn Kabupaten Bogor, Jawa Bara
TIM dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyelidiki kasus ledakan yang terjadi di Loxus Padel di Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Di tingkat daerah, volume sampah di Kabupaten Bogor yang mencapai ribuan ton per hari turut meningkatkan potensi munculnya titik-titik timbulan sampah liar.
Komite sekolah dan orang tua siswa SMK IDN Bogor melaporkan dugaan maladministrasi penerbitan SK Gubernur Jawa Barat.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved