Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN meningitis sebagai syarat untuk pergi ke Tanah Suci saat ini kosong atau stoknya sedikit, hal ini tentunya menyebabkan jemaah umrah Indonesia yang mau berangkat ke Arab Saudi terhambat.
Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina mengatakan kerabatnya yang ingin melakukan perjalanan ibadah umrah sulit mendapatkan vaksin ini.
Baca juga: IPK Indonesia: Psikolog Klinis Dapat Diakses di Seluruh Indonesia
"Beberapa hari ini keluarga saya mau umrah sulit mendapatkan vaksin meningitis," kata Arzeti dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Badan POM di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/9).
Alhasil banyak jemaah umrah yang ingin berangkat ibadah umrah tidak dapat mendapatkan pelayanan ini.
Dirinya menyampaikan bahwa Dirjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga sudah mengatakan bahwa posisi vaksin meningitis sedang menunggu izin edar dari Badan POM.
"Bahkan Kementerian Kesehatan meminta kepada Komisi IX DPR RI untuk menyampaikan ke Badan POM agar rilis vaksin ini dibuat cepat," ujarnya.
"Yang biasanya mereka harus menunggu 3-4 minggu kalau bisa disegerakan 3-4 hari saja karena masyarakat saat ini sangat butuh vaksin meninigitis," sambungnya.
Oleh karena itu dibutuhkan informasi dari Badan POM dengan cepat. Dirinya mengkhawatirkan izin untuk vaksin covid-19 keluar, sementara untuk vaksin meningitis dibiarkan kosong padahal sama-sama penting. (OL-6)
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
Bakteri Neisseria meningitidis dapat hidup normal sebagai komensal di nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan) tanpa menyebabkan penyakit pada orang yang membawanya.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
SEBUAH penyakit misterius telah menyebabkan sedikitnya 60 orang meninggal dunia di tengah-tengah wabah yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, demikian ungkap para dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved