Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA nama atau asma Allah subhanahu wa taala yang kita bahas kali ini yaitu Al-Muizz dan Al-Mudzill. Secara sederhana, asmaul husna Al-Muizz berarti Zat Yang Maha Memuliakan. Asmaul husna Al-Mudzill punya arti Zat Yang Maha Menghinakan.
Bagaimana Allah SWT memuliakan orang yang dikehendaki-Nya dan bagaimana pula Dia menghinakan orang yang dikehendaki-Nya? Dilansir dari @limofficial_lirboyo di Instagram, Imam Al-Ghazali memaparkan makna keduanya secara lebih luas dalam kitab Al-Maqshad Al-Asna.
Baca juga: Bagaimana Al-Khafidh Merendahkan dan Ar-Rafi Meninggikan Makhluk
Sebagai Al-Muizz, Allah SWT memuliakan seseorang dengan cara menyingkap hijab yang menyelubungi hatinya sehingga ia mampu menyaksikan keindahan berada di hadapan-Nya. Orang yang demikian inilah yang mampu menyicipi kelezatan beribadah.
Selain itu, Allah menganugerahkan kepada sifat qanaah atau menerima dengan rasa cukup. Akibat hal itu, sampai sampai ia tak lagi merasa membutuhkan makhluk. Allah memberinya pula kekuatan agar mampu mengendalikan nafsunya dari menuruti kesenangan dan syahwat.
Baca juga: Ini 99 Asmaul Husna sebagai Wirid dan Doa serta Lantunannya
Sedangkan sebagai Al-Mudzill, Allah menghinakan seseorang dengan membuatnya senantiasa mengedarkan pandangan kepada makhluk sehingga ia merasa selalu butuh kepada mereka. Allah juga menguasakan sifat rakus kepada dirinya sampai-sampai dirinya tak pernah merasakan berkecukupan.
Orang inilah yang tertipu oleh nafsunya dan terjebak dalam gelapnya kebodohan. Marilah kita berdoa agar Allah menghendaki kita tergolong hamba yang dimuliakan-Nya bukan termasuk hamba yang dihinakan-Nya. (OL-14)
Pelajari makna mendalam Al-Mani' (Maha Mencegah), dalil Al-Qur'an, pandangan ulama, serta keutamaan mengamalkan zikir ini untuk perlindungan diri.
Pelajari makna mendalam Asmaul Husna Asy-Syafi (Maha Menyembuhkan), dalil Al-Qur'an dan Hadis, serta keutamaan zikirnya menurut ulama dan kitab salaf.
Pelajari mendalam makna Asmaul Husna Ar-Rafiq (Maha Lembut), dalil dalam hadis, pandangan ulama, serta keutamaan zikirnya untuk ketenangan jiwa.
Kupas tuntas makna Al-Jamil, dalil dalam hadits, serta keutamaan mengamalkan zikir Al-Jamil menurut para ulama dan kitab-kitab tasawuf klasik.
Pelajari makna mendalam Asmaul Husna As-Sittir, dalil sahih, pandangan ulama, serta keutamaan mengamalkannya untuk menutupi aib diri dan sesama.
Pelajari mendalam makna Al-Muhsin, dalil dari hadis, pendapat ulama, serta keutamaan mengamalkan zikir Al-Muhsin dalam kehidupan sehari-hari.
Memahami makna Allahu Akbar dalam perspektif Ahlussunnah Wal Jama’ah. Mengapa kemahabesaran Allah tidak boleh dimaknai sebagai volume atau batasan fisik?
APAKAH benar Lailatul Qadar pada Ramadan 2025 bakal terjadi pada Sabtu 22 Maret malam Minggu/Ahad, tepatnya 23 Ramadan? Ini rumus dari Imam Al-Ghazali.
Ada sejumlah kisah Nabi Muhammad SAW jua kadang-kadang bercanda dengan umatnya. Para ulama mengatakan Rasulullah SAW tidak pernah menyakiti orang bahkan berbohong dalam bercanda.
Apa saja zikir dan doa setelah salat Jumat kita kerjakan? Berikut uraiannya yang dikutip dari kitab Ihya Ulumuddin Imam Ghazali.
Mari kita pahami asmaul husna Al-Ba'its. Dengan demikian kita dapat mengenal Allah yang akan membangkitkan semua manusia dari alam barzakh.
Lantas bagaimana penjelasan rinci tentang Al-Hakim dan hikmah? Berikut penjabarannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved