Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SOMBONG berarti merasa lebih agung, lebih besar, lebih mulia daripada orang lain. Cobalah buka kitab-kitab yang menerangkan akhlak. Kita akan menjumpai bahwa sombong termasuk akhlak yang tercela.
Namun tentu saja ada pengecualian. Kita sebagai makhluk diharamkan untuk sombong kecuali Allah subhanahu wa ta'ala. Kenapa?
Makna Al-Mutakabbir
Hanyalah Allah subhanahu wa ta'ala Zat yang diperkenankan sombong. Di antara asma-Nya yang berlimpah (asmaul husna) terdapat Al-Mutakabbir atau Zat Pemilik Kesombongan. Demikian dilansir dari @limofficial_lirboyo di Instagram.
Baca juga: Asmaul Husna: Allah Al-Jabbar Maha Memaksa Kehendak kepada Makhluk
Bagaikan tuan memandang budaknya, begitulah Allah subhanahu wa ta'ala memandang segala sesuatu selain-Nya. Allah subhanahu wa taala tak melihat ada kebesaran dan keagungan bersemayam, melainkan hanya pada Zat-Nya. Segalanya rendah, hina, dan tak berguna di hadapan-Nya.
Begitulah satu-satunya takabur yang bisa dibenarkan. Sebaliknya takabur menjadi sangat salah bisa dimiliki selain Allah subhanahu wa taala.
Kita pasti ingat alasan Iblis diusir dari kerajaan surga. Apakah karena ia malas melakukan ibadah? Bukan. Iblis diusir karena ia makhluk yang berasal dari api dan merasa lebih mulia daripada Adam, ciptaan yang terbuat dari tanah.
Baca juga: Asmaul Husna: Allah Al-Aziz Maha Perkasa Mencakup Tiga Aspek
Dalam kitab Sya'nu Ad-Du'a, Al Hafiz Al Kitabi berkata, "Tak seorang pun dari makhluk yang layak sombong karena karakteristik hamba yakni tunduk dan merasa rendah."
Coba kita bayangkan betapa lucu tukang parkir yang menyombongkan mobil atau sepeda motor mewah seolah-olah itu miliknya. Padahal itu semua sekadar dititipkan kepadanya untuk kemudian diambil kembali oleh pemiliknya.
Jadi jelas ya Allah saja yang boleh sombong, kita tidak. Kalau kita sombong, apa yang mau kita sombongkan? Prestasi? Harta? Jabatan? Bukankah itu cuma titipan yang hakikatnya milik Allah. (OL-14)
Apa doa Nabi Khidir yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib? Berikut penjelasannya.
Seorang selebgram transgender Indonesia menjadi sorotan setelah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci dengan mengenakan hijab syar'i, pakaian yang biasa dikenakan perempuan Muslim.
Apa saja urutan dan bacaan zikir sore atau petang? Berikut uraiannya.
Pertanyaannya, mengapa telinga bayi yang baru lahir dianjurkan untuk diazani? Berikut penjelasannya.
BANYAK musibah terjadi di sekitar kita. Ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW agar kita dilindungi Allah dari musibah yang kita saksikan untuk selamanya.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa kalian lakukan dengan beberapa cara. Tentu cara yang paling utama adalah dengan melaksanakan ibadah dan kewajiban sebagai umat Muslim.
Pelajari makna mendalam Al-Mani' (Maha Mencegah), dalil Al-Qur'an, pandangan ulama, serta keutamaan mengamalkan zikir ini untuk perlindungan diri.
Pelajari makna mendalam Asmaul Husna Asy-Syafi (Maha Menyembuhkan), dalil Al-Qur'an dan Hadis, serta keutamaan zikirnya menurut ulama dan kitab salaf.
Pelajari mendalam makna Asmaul Husna Ar-Rafiq (Maha Lembut), dalil dalam hadis, pandangan ulama, serta keutamaan zikirnya untuk ketenangan jiwa.
Kupas tuntas makna Al-Jamil, dalil dalam hadits, serta keutamaan mengamalkan zikir Al-Jamil menurut para ulama dan kitab-kitab tasawuf klasik.
Pelajari makna mendalam Asmaul Husna As-Sittir, dalil sahih, pandangan ulama, serta keutamaan mengamalkannya untuk menutupi aib diri dan sesama.
Pelajari mendalam makna Al-Muhsin, dalil dari hadis, pendapat ulama, serta keutamaan mengamalkan zikir Al-Muhsin dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved