Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Rizky Putri Amalia menjadi sarjana psikologi pertama yang lulus dengan skema artikel ilmiah sebagai pengganti skripsi di Fakultas Psikologi. Ia dinyatakan lulus dengan IPK 3,82.
Artikel ilmiahnya yang berjudul Stres Pengasuhan, Penilaian Ibu terhadap Covid-19, dan Pengasuhan Suportif' ini telah diterima untuk dipublikasikan di Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen (JIKK) dan akan dipublikasikan untuk edisi Mei 2022, Vol. 15 No. 2.
Perempuan yang akrab disapa Putri ini menyebutkan, keputusan kelulusan melalui artikel ilmiah ini merupakan arahan dari dosen pembimbingnya, Dr. Fitri Ariyanti Abidin, M.Psi., Psikolog dan Dr. Fitriani Yustikasari Lubis, M.Psi., Psikolog.
“Supaya manfaatnya menjangkau tidak hanya bagi lingkungan fakultas, tetapi juga masyarakat yang membacanya,” kata Putri seperti diikutip dari laman Unpad, Kamis (3/2).
Pada awalnya, Putri mempertimbangkan bagaimana beratnya menulis artikel ilmiah sembari menjalani kuliah dan kegiatan lain. Namun, hal tersebut juga menantang dirinya karena sebelumnya Fakultas Psikologi Unpad belum pernah meluluskan sarjana psikologi melalui jalur tersebut.
Putri pun menceritakan bahwa selain menulis artikel ilmiah, ia juga berupaya menyelesaikan skripsi sebagai backup plan. Penulisan artikel sendiri dimulai setelah sidang usulan penelitian yang dilaksanakan pada 24 Juni 2021.
Setelah melakukan revisi dan mengurus etik, dengan bimbingan dari kedua dosen pembimbing Putri mencari jurnal untuk memublikasikan artikel ilmiahnya. Putri pun mengirimkan artikelnya ke JIKK pada 25 Oktober 2021. Setelah mendapatkan review dari JIKK dan juga melakukan revisi, Putri mendapatkan surat keputusan bahwa artikel ilmiahnya diterima pada 19 Januari 2022.
Bagi Putri, tantangan dari proses penggarapan artikel ilmiah ini adalah saat dimana ia harus meluangkan lebih banyak waktu dan juga tenaga agar tulisannya ini sesuai dengan standar JIKK. Ia juga harus siap menerima jika artikel ilmiahnya tidak diterima oleh pihak jurnal.
Namun, dengan berbagai dukungan dari kedua dosen pembimbing, keluarga, dan teman, Putri tetap bersemangat untuk menulis. Akhirnya, perjuangan Putri berbuah manis. Ia mampu lulus tanpa melalui sidang skripsi dan langsung melakukan yudisium.(H-1)
Penandatanganan MoU menjadi langkah konkret FPPTI dalam mendukung pertumbuhan literasi ilmiah di Indonesia, khususnya dalam bidang perpustakaan perguruan tinggi.
Publikasi karya ilmiah memerlukan kolaborasi yang baik, sehingga memerlukan pendampingan agar hasilnya optimal.
Kesuksesan Serdang Bedagai memberi contoh bahwa pemberian pangan lokal, seperti ikan gabus sangat dibutuhkan untuk pengentasan stunting dalam waktu singkat.
Hasil rekomendasi TPF ditindaklanjuti dengan dua Surat Keputusan (SK) Rektor Unas. SK No 116 Tahun 2024.
Jurnal Pancasila Law Review (PancLRev) diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa PDIH FH UP, penelitian, dosen FH UP, dan penulis di luar FH UP sehingga berdampak pada akreditasi FH UP.
Pencapaian ini menjadikan Sampoerna University masuk dalam dua besar universitas swasta dari 10 besar jajaran universitas terkemuka di Indonesia.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved