Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN analisis curah hujan pada dasarian I September 2021, sebanyak 3,22% wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. BMKG menyebut sejumlah wilayah juga memiliki potensi mengalami cuaca ekstrem.
Wilayah tersebut ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Melihat hal tersebut, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh mengungkapkan, di era teknologi saat ini penting melibatkan peran masyarakat dalam melakukan pengumpulan data dan fakta di lapangan untuk pemetaan bencana.
"Kita lihat sekarang peran masyrakat sebagai living sensor menjadi sebuah titik informasi yang sangat powerfull. Bagaimana mereka memiliki sebuah kepedulian dan memberikan informasi dengan pemanfaatan beragam teknologi," kata Udrekh dalam webinar bertajuk Memfasilitasi Inklusi dan Manajemen Bencana yang dipantau Minggu (19/9).
Udrekh mengungkapkan, dengan adanya platform yang bisa diakses masyarakat, informasi mengenai kebencanaan di lapangan bahkan bisa lebih cepat diakses dibanding yang dikembangkan oleh kementerian/lembaga.
Karena itu, di samping mengembangkan platform inaRISK dan inaWARE, BNPB juga bekerja sama dengan Yayasan Peta Bencana untuk mengumpulkan informasi mengenai fakta terkini di lapangan terkait dengan kejadian kebencanaan.
Baca juga : Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Perlu Dilakukan Secara Menyeluruh
"Ini perlu dikembangkan. Jadi agar laporan yang ada dari masyarakat bisa memberikan satu informasi dan kecepatan respon. Dengan data tersebut diharapkan juga mampu kita olah sebagai pengetahuan mitigasi ke depan," papar Udrekh.
Selain melibatkan peran masyarakat dalam pelaporan bencana secara real time, BNPB juga berupaya untuk melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana untuk menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang berkualitas. Melalui perencanaan yang baik, pemulihan dampak pascabencana dapat berjalan cepat dan efektif.
Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Johny Sumbung menyatakan, seluruh program maupun kegiatan rehab-rekon pascabencana harus selaras dan terintegrasi secara holistik dengan rencana pembangunan, baik di tingkat pusat dan daerah. Rencana pembangunan yang dimaksudkan yaitu rencana pembangunan jangka menengah nasional dan daerah, rencana kerja pemerintah pusat dan daerah serta rencana pembangunan sektor terkait.
Johny mengatakan, fokus pendampingan adalah proses dan mekanisme dari pengkajian kebutuhan pascabencana atau jitupasna. Jitupasna ini merupakan rujukan dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana atau sering disebut dengan R3P.
“Kegiatan pendampingan petugas jitupasna dan R3P merupakan bentuk komitmen bersama antara BNPB dan kementerian-lembaga beserta BPBD dan OPD (organisasi perangkat daerah) di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota,” beber dia. (OL-7)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved