Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak berbagai pihak dan unsur berkolaborasi menghadapi bencana.
"Kami sadar tidak mungkin melakukan ini (mitigasi bencana) secara sendirian. Karenanya, kami selalu berupaya melakukannya dengan pendekatan kolaboratif dengan strategi pentahelix," ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati usai menemui Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Kamis (15/4).
Sebelumnya, Dwikorita juga menemui Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto. Kunjungan Dwikorita ke Malang Raya tersebut juga dalam rangka sosialisasi dan survey dampak gempa bumi 6.1 M yang mengguncang Sabtu (10/4) lalu.
Strategi yang dimaksud adalah melibatkan lima unsur kunci, yaitu pemerintah, swasta, masyarakat dan organisasi keagamaan, perguruan tinggi/ akademisi, dan media. Sementara kolaborasi yang dimaksud yaitu membangun kesadaran bersama antara kelima unsur tersebut bahwa Indonesia adalah negara rawan bencana, sehingga perlu disiapkan secepatnya langkah-langkah mitigasi yang tepat
Dengan memiliki pemahaman yang sama soal mitigasi bencana antara seluruh unsur tersebut, menurut Dwikorita, berbagai upaya pencegahan dan strategi dalam menghadapi bencana di tiap daerah dapat diterapkan dengan baik sehingga bisa menekan potensi timbulnya korban saat bencana.
"BMKG terus berupaya menyajikan data secara cepat, tepat dan akurat terkait potensi kebencanaan. Kami harap data-data tersebut dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meminimalkan potensi kerugian akibat bencana," ujarnya.
Dwikorita menjelaskan, selama ini BMKG sendiri aktif melakukan upaya mitigasi dengan masyarakat melalui forum Sekolah Lapang Gempa (SLG) dan Sekolah Lapang Nelayan (SLN). Melalui kedua forum tersebut BMKG membangun komunikasi dua arah terkait berbagai potensi bencana yang ada di wilayah para peserta forum.
"Selama ini SLG dan SLN ini cukup efektif dalam penyebarluasan berbagai informasi dari BMKG kepada masyarakat. Kedua forum ini melengkapi berbagai kanal komunikasi yang sudah dibangun BMKG untuk menyebarluaskan informasi kebencanaan," paparnya.
Namun demikian, tambah Dwikorita, berbagai data tersebut akan menjadi mubazir jika tidak dibarengi dengan ketersediaan sarana dan prasarana mitigasi pendukung.
Maka dari itu, Ia berharap seluruh pihak dan pemangku kepentingan dapat bersama-sama bahu-membahu dalam menghadapi berbagai bencana yang mengancam Indonesia. (Ata/OL-09)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved