Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koperasi dan UKM menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan joint audit. Tujuannya, mengantisipasi dugaan praktik pencucian uang yang dilakukan pihak koperasi.
“Kami menerima laporan dari PPATK, bahwa terdapat koperasi yang terindikasi melakukan praktik pencucian uang. Oleh karena itu, kami akan melakukan joint audit dengan PPATK,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Rabu (15/2).
Pernyataan Teten diungkapkan setelah bertemu dengan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. Pihaknya juga akan melakukan tindakan preventif, untuk mencegah aksi pencucian uang oleh koperasi di masa mendatang.
“Kami akan tingkatkan pengawasan dan pelatihan bagi pengawas koperasi, termasuk juga petugas di daerah. Kami khawatir ada praktik koperasi yang gagal bayar, karena salah pengelolaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti pentingnya revisi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Revisi regulasi tersebut dibutuhkan, agar terdapat kepastian hukum dalam penanganan kejahatan keuangan di ranah koperasi.
Baca juga: Teten: Pengembalian Dana Anggota KSP Bermasalah Terkendala Perubahan Aset
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya akan memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melindungi anggota koperasi. “Koperasi harus tumbuh kuat hebat dan mendorong ekonomi kerakyatan," tuturnya.
"Namun di sisi lain, koperasi juga harus akuntabel, mematuhi aturan dan turut mencegah tindak pidana pencucian uang,” sambung Ivan.
Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi menambahkan, bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait koperasi yang melakukan indikasi pencucian uang yang sedang menjadi sorotan publik.(OL-11)
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved