Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menuturkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia masih sejalan dengan prakiraan pemerintah.
"Secara umum, outlook Bank Dunia masih sejalan dengan asesmen pemerintah terkini yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam rentang -1,7% hingga -0,6%," ujar Febrio melalui keterangan resmi, Selasa (29/9).
Dalam publikasi East Asia and Pacific Economic Update bertema From Containment to Recovery itu, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran -2,0% hingga -1,6%. Angka itu turut merevisi proyeksi sebelumnya pada Juni 2020 yang meramal ekonomi Indonesia akan tumbuh 0%.
Febrio menambahkan, beberapa institusi internasional lain juga telah memublikasikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Asian Development Bank (ADB) misalnya, memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh -1,0% dan OECD memproyeksikan ekonomi nasional akan tumbuh -3,3%.
Proyeksi anyar yang dirilis Bank Dunia, kata Febrio, mengacu dari berbagai faktor dampak pandemi seperti pembatasan mobilitas, peningkatan risiko kesehatan dan pelemahan ekonomi global yang berpengaruh pada kondisi domestik.
Permintaan domestik yang relatif rendah menahan indikator makro lainnya terjaga. Misal, tingkat inflasi di angka 2,1% dan defisit neraca transaksi berjalan sekitar 1,3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Bank Dunia juga memperkirakan ekonomi Indonesia akan melalui proses pemulihan pada 2021 hingga 2022 meski risiko pandemi covid-19 masih ada. Indonesia diprediksi akan memiliki pertumbuhan di kisaran 3% hingga 4,4% di 2021 dan 5,1% di 2022.
Proyeksi itu didasari pada baseline pertumbuhan ekonomi yang rendah di 2020 serta adanya potensi pertumbuhan -0,6 poin dibandingkan kondisi sebelum pandemi. Konsekuensi dari investasi dan produktivitas yang lebih rendah turut menjadi dasar penghitungan lain Bank Dunia. (E-3)
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved