Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi meminta Pemerintah mengantisipasi berbagai masalah selama mudik mengingat tradisi tersebut sudah berlangsung dari tahun ke tahun.
"Setiap tahun kita melakukan mengevaluasi dan memperbaiki sehingga mudik itu diharapkan lebih baik," kata Fauzi dalam keterangan tertulis, Jumat (22/3).
Fauzi mengatakan fokus utamanya adalah masyarakat sebagai pemudik. Kemudian transportasi yang dipakai serta keamanan dan kenyamanannya.
Baca juga : Puncak Mudik Diperkirakan 8 April, Arus Balik 14 April
"Bicara transportasi, tentu pendekatannya masalah jalan berlubang di beberapa wilayah dan menjadi masalah bagi masyarakat," ujar politikus Partai Golkar itu.
Fauzi menyebut solusi masalah tersebut seharusnya bagaimana merawat kualitas jalan. Upaya membangun jalan baru dinilai mubazir bila tidak dirawat dengan baik.
"Kalau (biaya perawatan jalan) dialokasikan secara maksimal maka pembiayaannya akan lebih murah dibanding membuat jalan baru atau memperbaiki secara total," jelas dia.
Selain itu, Fauzi mengingatkan masalah truk over dimension overload (ODOL). Truk ODOL membawa barang melebihi kapasitas maksimal dari sisi berat dan dimensi.
"Sehingga menyebabkan banyak jalan-jalan menjadi hancur. Itu harus diperhatikan," tutur dia. (Z-3)
Sebanyak 88.365 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Nantinya personel tersebut akan disebar di seluruh TPS yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah melakukan pengawasan dan antisipasi akan lonjakan Covid-19 di Singapura.
Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT KAI mengantisipasi titik longsor saat mudik lebaran 2024.
Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama meminta pemerintah mengantisipasi ruas-ruas jalan yang tergenang banjir, jelang mudik Lebaran 2024.
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat (Rerie), mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved