Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UMAT Islam akan melaksanakan ibadah wajib puasa Ramadan dua kali dalam setahun. Hal itu akan terjadi pada 2030 atau delapan tahun mendatang. Beberapa astronom telah memprediksi peristiwa unik itu.
Mereka mengatakan bulan puasa akan jatuh dua kali pada tahun itu. Ramadan pertama pada Januari dan kemudian lagi pada akhir Desember.
Fenomena itu juga terjadi sebelumnya pada 1997. Alasan di balik itu terletak pada perbedaan yang ada antara kalender Hijriah yang didasarkan pada siklus bulan dan kalender Georgia yang menandai perjalanan bumi mengelilingi matahari.
"Fenomena ini terjadi kira-kira setiap 30 tahun. Ini karena kalender lunar 11 hari lebih pendek dari kalender matahari," astronom Saudi Khaled al-Zaqaq menjelaskan di Twitter sebagaimana dilansir dari Arabnews.
Baca juga: Syekh Nuruddin Luruskan Tiga Hal Ceramah UAS tentang Witir
Setahun penuh pada kalender Hijriah sebanyak 354 hari. Sedangkan pada kalender Gregorian memiliki 365 hari. (OL-14)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
MENGAPA akan ada dua Ramadan pada 2030? Diperkirakan juga Idul Fitri bakal terjadi dua kali dalam setahun. THR juga? Bagaimana kalender lunar menyebabkan hal ini?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved