PERUNDINGAN damai Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, pada 12 April 2026 berakhir buntu setelah berlangsung selama 21 jam. Meski gagal mencapai kesepakatan, kedua pihak tetap mempertahankan gencatan senjata sementara sejak 8 April. Kebuntuan dipicu tuntutan AS agar Iran menghentikan penuh program nuklirnya, yang ditolak Teheran karena dianggap berlebihan dan melanggar hukum internasional.

Pasca negosiasi gagal, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz untuk menjamin kebebasan pelayaran dan membatasi pengaruh Iran di jalur energi global. Iran merespons dengan wacana penerapan tarif tol kapal sebesar US$1 per barel minyak atau sekitar US$2 juta per tanker, dengan opsi pembayaran kripto atau yuan Tiongkok.