Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEPAS hujan lebat malam pekan silam kami (saya dan istri) nonton pertunjukan wayang kulit dalang Enthus Susmono. Sebuah keinginan lama, menikmati dalang kondang dari Tegal, Jawa Tengah. Lokasinya tak jauh dari rumah, Lapangan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Meski tanah becek, antusiasme penonton tak tergoyahkan menikmati pergelaran gambar miring itu. Enthus memang magnet.
Malam itu ia mementaskan lakon Bima Menata Negara yang diambil dari epos Mahabharata. Lakon yang menurut sang dalang dianalogikan dengan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Itu pergelaran wayang kulit ke-9 yang diselenggarakan para pendukung Ahok-Djarot. Meski tak sampai selesai hingga tancap kayon (akhir pertunjukan), saya melihat penggemar wayang kulit belum meredup rupanya.
Saya perhatikan wajah-wajah mereka, penonton. Saya tangkap ekspresi ketegangan ketika sang dalang membawakan adegan perang, tertawa terbahakbahak ketika sang dalang melucu, dan menyimak khidmat ketika para niyaga memainkan musik dan para sinden nembang dengan suaranya yang bening. Saya juga melihat banyak yang menganggukkan kepala ketika sang dalang memberi nasihat kebajikan tentang agama dan hidup bersama.
“Saya selalu terhibur setiap menonton Ki Enthus,” kata Yanto. Penjual ketoprak yang malam itu libur karena ingin fokus menikmati pertunjukan dalang kesayangnnya. Saya melihat aspek tontonan (hiburan) dan tuntunan (ajaran-ajaran kebajikan) memang masih melekat erat pada pergelaran wayang. Itu sebabnya selain penguasaan teknik pedalangan, dalang juga dituntut punya pengalaman dan pengetahuan luas.
Dalang (akronim ngudhal piwulang) memang punya tugas membongkar dan menyebarluaskan ajaran, pendidikan, ilmu, informasi. Pantaslah kalau di masa lampai Wali Songo mensyiarkan agama Islam lewat wayang.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved