Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID Istiqlal kini tengah menyambut milad yang ke-39. Ahad lalu, misalnya, beberapa relawan dari lintas agama bergelantungan dengan tali-tali karmantel membersihkan menara masjid yang total tingginya mencapai 96,66 meter. Sementara itu, tinggi tubuh menara yang berlapis marmer itu 6.666 cm (sesuai dengan ayat Alquran). Kubahnya bergaris tengah 45 meter dan ditopang 12 pilar raksasa serta 5.138 tiang pancang.
Tiang pancang masjid yang digagas pada 1950 itu mulai dipasang pada 1961. Istiqlal yang berarti kemerdekaan dibangun di atas tanah seluas 9,5 hektare, diapit dua kanal Kali Ciliwung, tak jauh dari Istana Presiden. Penggunanan masjid yang berhadapan dengan Gereja Katedral itu diresmikan Presiden Soeharto, 22 Fabruai 1978. Inilah masjid yang dimaksudkan sebagai simbol kerukunan umat beragama di Indonesia.
Istiqlal ialah karya Frederich Silaban, arsitek beragama Kristen Protestan yang memenangi sayembara desain maket pada 1955. Presiden Soekarno, sang ketua dewan juri sayembara, begitu memuji karya putra Batak itu. Karya berjudul Ketuhanan itu terpilih di antara 30 desain yang masuk. Anak pendeta miskin itu berhak mendapatkan hadiah Rp25 ribu. Bung Karno pun menjuluki pria kelahiran 1912 itu sebagai By the Grace of God.
Silaban mengaku karyanya asli, tak meniru arsitek mana pun. Istiqlal yang megah dan sejuk meski tanpa alat pendingin mampu menampung 200 juta jemaah. Masjid ini pula yang sejak 4 November 2016 menjadi basis berkumpulnya massa yang menggelar Aksi Bela Islam. Aksi berikutnya dilakukan pada 2 Desember yang dilanjutkan salat Jumat di wilayah Monas di tengah guyuran hujan.
Sehari menjelang masa tenang pilkada DKI Jakarta, pada 11 Februari massa kembali ke Istiqlal, dalam ibadah zikir, salat subuh berjemaah, dan tausiah. Aroma politik pun tak bisa dihindari. Hadir dalam acara itu pasangan calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan pasangan calon Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno. Meskipun Kapolri Tito Karnavian telah mewanti-wanti tak boleh ada aktivitas politik dengan bungkus ibadah, nyatanya itu sulit dipatuhi.
Tetap saja ada penceramah yang lantang menyeru kepada umat Islam agar memilih pemimpin muslim, bahkan mengajak peserta aksi bersumpah bersama untuk memenangkan gubernur bukan Basuki. Padahal, pada pilkada serentak 2017, sedikitnya ada lima pasangan calon beragama Nasrani yang didukung beberapa partai berbasis Islam. PKS, PPP, dan PKB, misalnya, mendukung pasangan calon Gubernur Papua Barat Irene Manibuy-Abdullah Manaray.
Rupanya itu tak berlaku untuk DKI Jakarta. Bukankah beberapa kepala daerah nommuslim di berbagai daerah yang mayoritas beragama Islam juga didukung partai-partai berbasis Islam dan pemilih muslim? Ketika terpilih menjadi Bupati Belitung Timur pada 2005, bukankah Basuki juga dipilih mayoritas muslim? Tentu ada yang perlu diapresiasi pada setiap aksi di Istiqlal. Setidaknya itu bisa lebih sejuk jika dibandingkan dengan aksi di tempat-tempat terbuka, seperti di depan istana.
Sayangnya, pengusiran dan kekerasan terhadap wartawan terjadi sedikitnya dua kali di wilayah Istiqlal, lokus yang mestinya menghadirkan kedamaian. Ketika baru diangkat menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar bertekad menjadikan Istiqlal sebagai tempat perekat umat. Namun, mencermati aksi bertubi-tubi yang menuntut Basuki dipenjara, dan selalu mengunakan Istiqlal sebagai basecamp, tentu itu berpotensi mendegradasi makna dan tujuan Istiqlal itu sendiri.
Sebagian umat Islam, yang tak sependapat aksi-aksi melawan Basuki yang menggunakan Istiqlal, tentu akan merasa tak nyaman. Sementara itu, umat beragama lain akan melihat Istiqlal sebagai basis perlawanan terhadap calon pemimpin nonmuslim. Istiqlal yang dibangun menggunakan anggaran negara harusnya menjadi milik seluruh umat Islam Indonesia. Tak boleh menjadi milik umat Islam tertentu saja.
Banyak kalangan berharap Istiqlal menjadi episentrum ibadah, dakwah, dan pemikiran Islam yang benar-benar merepresentasikan Islam sebagai rahmatan lil'alamin (rahmat bagi seluruh alam semesta). Istiqlal yang usianya menjelang empat dasawarsa harusnya kian memancarkan kedamaian, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga umat beragama lain. Nasaruddin Umar sebagai sosok Islam modern yang melintasi aneka mazhab harus mampu mewujudkannya.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved