Kejutan

Djadjat Sudradjat Dewan Redaksi Media Group
20/2/2015 00:00
Kejutan
(MI/Seno)
BEBERAPA lagu grup band Koes Plus mengalun di sebuah restoran di Kota Beijing, siang itu, tiga tahun yang lalu. Kami, rombongan dari Indonesia, yang baru tiba dan tengah menahan lapar karena terlambat makan siang, merasa kaget dan dengan riang ikut menyanyikan lagu-lagu itu. Rasa lapar untuk sementara terobati. 'Bumi Nusantara yang indah agung dan mulia. Bumi Nusantara tiada bandingannya...'.

"Dari mana lagu itu?" Kami bertanya. "Tahun lalu seseorang dari Indonesia memberikan kepada kami. Lama-lama saya dengarkan enak juga. Setiap ada orang Indonesia, kami putar," jawab kasir restoran, perempuan berusia 40-an.

Itu kejutan pertama. Kejutan kedua ketika kami berkunjung ke sebuah pabrik dan toko batu giok terbesar di pinggiran Beijing. Di salah satu ruangan yang khusus menjual pernak-pernik perlengkapan sofa, di atas pintu masuk tertulis dalam bahasa Indonesia 'Alas Meja' sebelahnya dalam bahasa Inggris 'Table Clouth'. Begitu 'spesialnya' pembeli dari Indonesia!

Kejutan ketiga, ketika kami hendak meninggalkan lokasi pabrik batu giok, para pedagang suvenir menyerbu kami. "Lole, lole, lole, mulah, mulah." Ternyata maksudnya, "Rolex, Rolex, Rolex, murah, murah." Kami tertawa. "Dari mana kalian tahu kami dari Indonesia?" "Kami tahu orang Indonesia selalu bercanda riang. Suka belanja," salah seorang dari mereka menjawab.

Kejutan selanjutnya, ketika kami makan siang di sebuah restoran khusus muslim terbesar di luar Kota Beijing sepulang dari Great Wall. Di situ, juga ada musala. "Silakan, silakan," seorang petugas laki-laki yang memakai kopiah menyilakan kami mengambil air wudu.

Sehabis makan saya membaca artikel koran China Daily edisi 11 April 2012, 'Traditional Muslim Weddings with a Twist'. Diceritakan, pemuda Zhe Yagang menikahi Yang Liu dengan tradisi muslim, di sebuah restoran terkenal di Beijing. Zhe memakai kopiah dan Yang Liu memakai hijab, serta sang penghulu memakai jas warna hitam dan kopiah warna putih.

Pernikahan dengan tradisi muslim di sebuah restoran di Beijing rupanya tengah menjadi tren. Alasan mereka karena pakaian dengan tradisi muslim menarik, selain mereka memang muslim. Pihak restoran juga menyediakan aneka pakaian muslim. Biasanya mereka menikah di akhir pekan.

Kini Islam di Tiongkok terus berkembang. Ada sekitar 22 juta muslim di 'Negeri Tirai Bambu'. Bahkan, ada sumber yang menyebut sekitar 100 juta dari sekitar 1,3 miliar penduduk. Indonesia dengan penduduk muslim terbesar tentu bisa menjadi salah satu kunci hubungan keduanya bisa lebih dekat. Terlebih Presiden Xi Jinping telah mencanangkan menghidupkan Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 dan Presiden Jokowi punya Poros Maritim Dunia.

Dengan beberapa 'kejutan' itu saya merasa hubungan Indonesia-Tiongkok kian dekat. Hanya ketika melihat neraca perdagangan kedua negara yang tak seimbang, perasaan jadi lemas.Pada 2013 ekspor Indonesia ke Tiongkok US$22,6 miliar, sementara impor negeri itu US$29,8 miliar. Pada 2014 lebih anjlok. Periode Januari-Oktober, ekspor Indonesia ke Tiongkok hanya US$14,6 miliar, sedangkan impor Tiongkok US$25,0 miliar.

Karena itu, di Tahun Baru Imlek 2566 ini, penting bagi pemerintahan Jokowi untuk bekerja amat keras agar ekspor kita bisa mendekat, seimbang, syukur bisa melewati impor Tiongkok. Dengan neraca perdagangan yang lebih seimbang setidaknya kita bisa mengucapkan Gong Xi Fa Cai lebih lantang.


Berita Lainnya
  • Resonansi dari Pati

    09/8/2025 05:00

    Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.

  • Semakin Dilarang semakin Berkibar

    08/8/2025 05:00

    FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.

  • Menerungku Silfester

    07/8/2025 05:00

    KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

  • Harapan dalam Angka

    06/8/2025 05:00

    PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future 

  • Ampun Dah

    05/8/2025 05:00

    USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.

  • Amnesti tanpa Amnesia

    04/8/2025 05:00

    BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.  

  • Abolisi, Amnesti, Rekonsiliasi

    02/8/2025 05:00

    PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.

  • Belajar dari Vietnam

    01/8/2025 05:00

    KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

  • Insinuasi Jokowi

    31/7/2025 05:00

    ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.

  • Masih Rojali-Rohana

    30/7/2025 05:00

    TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.

  • Gurita Serakahnomics

    29/7/2025 05:00

    FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.

  • Destinasi Wisata Proyek Mangkrak

    28/7/2025 05:00

    JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.

  • Rojali-Rohana

    26/7/2025 05:00

    SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.

  • Superman Sungguhan

    25/7/2025 05:00

    'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.

  • Tom Lembong

    24/7/2025 05:00

    VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.

  • Tamparan Sahdan

    23/7/2025 05:00

    BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima