Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR-AKHIR ini saya sering mendapat pertanyaan dari saudara, kawan, dan handai tolan tentang rupa-rupa persoalan. Wartawan memang dianggapnya orang yang tahu segala urusan. Padahal, di era digital ini, siapa saja bisa mendapatkan informasi apa pun. Bukankah media sosial kini serupa pasar serbaada? Atau serupa sungai yang meng-apungkan banyak benda; yang bermanfaat dan yang sesat ada di situ.
Dari sekian banyak pertanyaan, soal ancaman 'ras kuning' (terutama Tiongkok) terhadap Indonesia ialah yang paling sering ditanyakan. Tulisan dan informasi dalam bentuk tulisan dan gambar tentang ancaman Tiongkok rupanya telah menyebar luas di jagat maya, di media sosial. Video yang menarasikan kemungkinan Perang Pasifik, yang akan terfokus pada perang pangan, energi, air, telah beredar luas.
Tiongkok dengan penduduk terbesar di dunia akan menjadikan Indonesia lumbung untuk semua itu. Kedekatan pemerintahan Joko Widodo dengan pemerintahan Xi Jinping dinilai bagian dari 'penyerahan diri' pada 'Negeri Tirai Bambu'. Pembangunan puluhan pelabuhan, kata video itu, diniatkan sebagai depo logistik bagi armada-armada laut Tiongkok kelak. Memilih perusahaan kereta cepat asal Tiongkok dan bukan dari Jepang, rute Jakarta-Bandung, juga bukti kita takluk pada Tiongkok.
Reklamasi pantai utara Jakarta yang diiklankan di TV Beijing kian menguatkan lagi ancaman itu. Jokowi pun dituduh dikendalikan sembilan taipan. Ahok, yang menjadi Gubernur Jakarta, dituduh bagian dari proyek itu. Arus modal dari Tiongkok ke Indonesia sejak 2011 hingga kuartal III 2016 memang tumbuh paling tinggi (US$1,590 milar). Namun, dari sisi peringkat masih urutan ketiga setelah Singapura (US$7,1 miliar) dan Jepang (US$4,4 miliar).
Akan tetapi, yang menjadi keresahan ialah rencana membanjirnya 10 juta tenaga kerja negeri komunis itu yang merupakan daya tawar Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia. Dalam tayangan yang lain lagi, ada video sebuah seminar, yang salah satu pembicaranya Sri Bintang Pamungkas, mengatakan Jokowi-Ahok adalah satu paket untuk memuluskan ambisi Tiongkok menguasai Indonesia.
Di tayangan lain lagi, Sri Bintang mengajak rakyat mengganti pemerintahan Jokowi yang menjadi boneka Beijing itu. Sri Bintang pula yang mengatakan amendemen UUD 1945 adalah bagian untuk memuluskan Tiongkok menguasai Indonesia. Salah satunya syarat calon presiden, yang semula orang Indonesia asli, dalam amendemen kata 'asli' ditiadakan. Inilah yang diisukan menjadi jalan Jokowi dan Ahok pada pada 2019 maju sebagai calon presiden.
Presiden Jokowi, ancaman Tiongkok itulah kini menjadi isu yang menyebar. Kesenjangan ekonomi yang luar biasa di Indonesia, seperti pernah Anda katakan, ini menjadi bensin yang bisa cepat membakar. Terlebih, ancamannya tidak saja penjajahan ekonomi, tetapi juga ideologi. Mestinya wakil rakyat di DPR yang menyerap itu semua dan mengajukan hak bertanya kepada pemerintah. Namun, faktanya beberapa anggota parlemen justru ikut aksi parlemen jalanan.
Presiden Jokowi, meski isu, desas-desus itu serupa api dalam sekam, bisa amat berbahaya bagi stabiltas pemerintahan Anda jika tak dijawab. Sebab, bagi para musuh politik Anda, inilah momen paling seksi untuk bergerak. Kasus Ahok hanyalah pintu masuk. Karena itu, sebaiknya Anda dan tim terpilih sesegera mungkin menggelar konferensi pers menjawab seluruh desa-desus yang beredar di masyarakat.
Intelijen pasti mempunyai data yang jauh lebih lengkap. Anda perlu menjelaskan dengan fakta-fakta bahwa Anda tak berlutut di hadapan Tiongkok, melainkan sepenuhnya tegak. Untuk meredam gejolak, sudah benar Anda melakukan pertemuan dengan banyak tokoh. Namun, jika isu ancaman ras kuning plus bahaya komunis yang dinujum bakal menguasai negeri ini tak terjawab, semuanya jadi sia-sia.
Saya kira, kasus Ahok yang akhirnya melebar ke banyak hal menyeret agama dan suku ini ujian kepemimpinan serius Anda sebagai presiden. Namun, jika tepat solusinya, pemerintahan Anda pun akan berjalan baik-baik saja.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved