Babi,Anjing,dll

Djadjat Sudradjat Dewan Redaksi Media Group
23/9/2016 05:31
Babi,Anjing,dll
(Thinkstock)

DI suatu hari libur, saya berjalan pagi melewati sebuah perumahan tipe kecil. Di sebuah pertigaan jalan perumahan itu beradu mulutlah dua ibu, entah apa penyebabnya. Keluarlah isi kebun binatang dari kedua mulut perempuan sebaya itu, 40-an tahun. Resiprokal mulut yang tak ada habis-habisnya, ramai pula penontonnya. Sekitar satu menit cukuplah saya 'menikmati' adegan pagi hari itu.

Agaknya, makian yang disemburkan dua ibu itu tak menggambarkan karakter sesungguhnya. Emosional belaka. Akan tetapi, tak semua nama binatang untuk mengamsalkan hal-hal buruk manusia. Hal baik juga. Misalnya, jika Anda seorang pemimpin diamsalkan sebagai burung rajawali. Rajawali mampu terbang tinggi. Pandangannya tajam, tubuhnya kukuh. Karakter hewan ini ialah gagah, pemberani, visioner, tak takut risiko, dan transformatif.

Lawannya rajawali salah satunya burung unta. Ia amsal untuk pemimpin pengecut, kerap lari dari kenyataan, dan bersembunyi jika ada bahaya. Ia tak bisa terbang, tetapi kecepatan larinya bisa 70 km per jam. Memang bejibun jika dideretkan karakter binatang yang bisa disematkan pada manusia. Dalam kitab suci juga menyebut beberapa karakter hewan yang mesti dihindari manusia.

Salah satunya babi. Jika kita tak punya kehormatan, suka yang kotor-kotor, tak melindungi keluarga, bejat segala-galanya, babi ialah amsalnya. Jika Anda tega dan buas kepada sesama, Plautus (945) mengatakan "Homo homini lupus (manusia srigala bagi manusia lainya)." Istilah yang kemudian dipopulerkan Thomas Hobbes (1651). Jika lelaki suka bertualang dengan perempuan, cocoklah berpredikat buaya darat.

Badak ialah untuk siapa saja yang melakukan hal terkutuk sekalipun tanpa rasa malu. Manusia loyo tak punya gairah, bersiaplah dikelompokkan sebagai ayam sayur. Siapa pun yang bermental hanya mengabdi pada yang bayar bukan pada yang benar, Anda diamsalkan sebagai anjing. Jika Anda lamban bertindak dalam segala urusan, siput perumpamaannya. Jika kita bodoh bersiaplah menerima perumpamaan kerbau. Jika amat bodoh keledai sudah menanti.

Jika super bodoh, otak kita akan diamsalkan seperti (otak) udang. Jika Anda lemah tak berdaya siaplah disebut cacing. Jika munafik, bunglonlah Anda. Jika membiarkan diri sendiri diperalat orang lain, bersiaplah disebut kelinci (percobaan). Belut ialah amsal yang tepat bagi yang pandai berkelit. Jika Anda tabiatnya suka mencuri dan mencopet, bangsat makian yang harus diterima.

Susah juga untuk tak mengatakan alap-alap bagi manusia yang suka menyambar milik orang lain. Kecoa bersiap pula disematkan jika kita tak punya harga diri melakukan apa pun yang menjijikkan. Jika Anda rentenir, iklaslah disebut lintah darat. Jika Anda politisi suka ganti-ganti partai, kutu loncat namanya. Para maling yang beroperasi berpindah dari kendaraan satu ke kendaraan yang lain itulah bajing loncat.

Jika Anda rakus dan suka korupsi, menggasak uang negara, Iwan Fals menyebut Anda tikus. Menurut saya, selain tikus, mestinya juga belut, babi, anjing, badak, dan srigala. Mereka yang karakternya durjana kemudian masuk struktur kekuasaan, lalu menggunakan jabatan, institusi, pengaruh, untuk melakukan kejahatan, inilah serigala berbulu domba. Korupsi yang tak berhenti inilah akibat serigala berbulu domba yang kian meningkat jumlahnya.

Ia pandai berpilin dan berkelindan dengan kebajikan. Saya membayangkan, setelah KPK menyatakan tersangka korupsi, selain mengenakan uniform warna jingga, dikalungkan pula pada mereka gambar-gambar binatang seperti anjing, babi, serigala, dll. (Ah, tersebab dua ibu berduel mulut tentang isi kebun binatang jadilah saya ikut juga. Maafkan saya binatang yang tak berdosa, telah menjadi amsal keburukan manusia. Padahal, bisa jadi, itu semua justru mekanisme pertahanan diri.



Berita Lainnya
  • Resonansi dari Pati

    09/8/2025 05:00

    Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.

  • Semakin Dilarang semakin Berkibar

    08/8/2025 05:00

    FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.

  • Menerungku Silfester

    07/8/2025 05:00

    KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

  • Harapan dalam Angka

    06/8/2025 05:00

    PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future 

  • Ampun Dah

    05/8/2025 05:00

    USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.

  • Amnesti tanpa Amnesia

    04/8/2025 05:00

    BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.  

  • Abolisi, Amnesti, Rekonsiliasi

    02/8/2025 05:00

    PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.

  • Belajar dari Vietnam

    01/8/2025 05:00

    KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

  • Insinuasi Jokowi

    31/7/2025 05:00

    ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.

  • Masih Rojali-Rohana

    30/7/2025 05:00

    TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.

  • Gurita Serakahnomics

    29/7/2025 05:00

    FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.

  • Destinasi Wisata Proyek Mangkrak

    28/7/2025 05:00

    JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.

  • Rojali-Rohana

    26/7/2025 05:00

    SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.

  • Superman Sungguhan

    25/7/2025 05:00

    'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.

  • Tom Lembong

    24/7/2025 05:00

    VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.

  • Tamparan Sahdan

    23/7/2025 05:00

    BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima