Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAH dan gerak Masjid Istiqlal kini ada di tangan Nasaruddin Umar.
Ia imam besar Masjid Istiqlal yang baru, periode 2016-2020, menggantikan almarhum KH Ali Mustafa Yaqub.
Di tangannya masjid negara terbesar di Asia Tenggara itu akan kian punya gema atau sebaliknya.
Banyak kalangan berharap Istiqlal menjadi episentrum ibadah, dakwah, dan pemikiran Islam yang benar-benar merepresentasikan Islam sebagai rahmatan lil'alamin (rahmat bagi seluruh alam semesta).
Ada alasan betapa pentingnya Nasaruddin menjadikan Istiqlal sebagai perekat umat.
Aksi terorisme yang bertubi-tubi, meskipun berkali-kali pula dibantah itu bukan representasi Islam, sulit membebaskan persepsi identifikasi Islam dengan kekerasan.
Sementara itu, di dalam negeri, survei UNDP dan Kementerian Agama (2013), misalnya, menunjukkan indeks toleransi beberapa daerah yang religiositas mereka dinilai tinggi justru memburuk.
Nasaruddin, mantan wakil menteri agama di masa Susilo Bambang Yudhoyono, tak hanya dikenal sebagai intelektual muslim moderat, tapi juga punya praktik keberagamaan amat tertib.
Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu juga sosok yang melintasi aneka mazhab.
Ahli tasawuf itu dikenal sebagai muslim yang tawadu, tenang, dan dalam pemahaman ilmunya.
epatlah ia menjadi imam besar masjid yang merupakan simbol persatuan umat Islam Indonesia.
Ia memang terobsesi pada fungsi masjid di masa Nabi Muhammad, yakni tempat berbagai aktivitas kerohanian dan nonkerohanian.
Ia ingin Istiqlal, yang berarti kemerdekaan, menjadi perekat bangsa dan tak dimonopoli kalangan atau mazhab tertentu.
Nasaruddin bercerita, di masa nabi, masjid punya fungsi spiritual, sosial, dan kultural.
Ia ingin Istiqlal serupa madrasah, diramaikan kajian-kajian intelektual.
Masjid tak hanya jadi tempat sunyi umat berserah diri kepada-Nya, tetapi juga tempat ramai pertukaran pikiran.
"Silakan saudara kita dari NU, Muhammadiyah, dan kalangan lainnya menjadikan Istiqlal masjid kita bersama. Silakan beribadah di sini," kata Nasaruddin seperti dikutip Media Indonesia (17/6).
Masjid Nabawi, masjid kedua yang dibangun Muhammad di Madinah, selain sebagai tempat ibadah, berfungsi sebagai rumah sakit, 'rumah tahanan' Perang Badar, dan tempat pengadilan.
Masjid Nabawi juga menjadi tempat pertemuan lintas agama.
Ia mengisahkan Nabawi pernah kedatangan tamu rombongan kaum Nasrani bersilaturahim dan Muhammad menyambut mereka dengan dengan tangan terbuka.
Mereka dipersilakan melakukan kebaktian di halaman masjid ketika tiba waktu ibadah mereka. Keteladanan ini mestinya tak lekang oleh waktu.
Semestinya masjid menjadi rumah Tuhan, membuat damai siapa pun.
Sudah semestinya pula Istiqlal bisa menjembatani hubungan antara ulama dan umara, antara pemerintah dan masyarakat, termasuk kelompok yang berbeda aliran.
Istiqlal, mestinya pula, lokus untuk saling membangun kebajikan.
Sebagai masjid negara yang terletak di Ibu Kota dan kerap menerima tamu agung dari berbagai bangsa, Istiqlal ialah etalase umat Islam di Indonesia.
Di masjid yang dibangun sejak 1950-an berdasarkan gambar arsitek Frederich Silaban, sang pemenang lomba, wajah Islam Indonesia menjadi impresi pertama yang akan dikabarkan kepada dunia.
Secara fisik Masjid Istiqlal yang berhadapan dengan Gereja Katedral mestinya sebuah cerita yang tak perlu banyak penjelasan.
Kita menunggu di bawah Imam Besar Nasaruddin Umar, Istiqlal tak hanya menjadi perekat umat di Indonesia, tetapi juga menjadi model kerukunan muslim dunia.
Kerukunan yang kini terasa melisut.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved