Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERLAHAN tapi pasti, dukungan Dewan Perwakilan Rakyat terhadap kebijakan Presiden Jokowi bertambah kuat. Sistem presidensial pun kian kukuh. Ada dua hal kiranya menjadi bukti. Pertama, berkaitan dengan isu kepublikan. Senin (30/5), Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan partainya mendukung Perppu Kebiri dan segera menyetujuinya di DPR. Bahkan, PAN juga mendukung rancangan undang-undang soal tax amnesty agar pembahasan undang-undangnya cepat selesai di DPR.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar yang baru, Setya Novanto, pun mengatakan hal yang sama, yaitu bakal mempercepat pembahasan undang-undang pengampunan pajak tersebut. Pengampunan pajak perkara besar. Isu itu sesungguhnya mengandung kontroversi hebat, baik substansial maupun teknis operasional. Repatriasi dana dari mancanegara itu berhadapan dengan kesangsian besar, apakah negara ini dapat dipercaya melindungi sehingga pemilik dana yakin seyakin-yakinnya aman membawa pulang hartanya.
Apakah tidak terjadi sebaliknya, setelah Jokowi turun takhta, peraturan berubah? Sekarang kedelai, besok tempe? Dalam perspektif itu, dukungan mayoritas di DPR terhadap rancangan undangun dang soal tax amnesty yang diajukan Pre siden Jokowi menjadi faktor sangat penting yang dibaca pemilik dana. Jokowi menang meraih suara rakyat da lam pilpres, tapi partai pengusungnya kalah suara di DPR. Karena itu, dukungan PAN dan Golkar yang tidak satu perahu dengan Jokowi di kala pilpres, merupakan energi politik yang memperkuat kepercayaan, bahwa pengampunan pajak merupakan ‘kearifan nasional’, demi sehatnya keuangan negara.
Kedua, yang menarik ialah cara pandang mendukung pemerintah. Dukungan diberikan agar program Jokowi-JK terlaksana demi kemaslahatan rakyat sebesarbesarnya. Zulkifli Hasan membahasakannya, tidak menyiapkan kadernya untuk duduk di Kabinet Kerja. Dukungan PAN tanpa syarat. Dalam bahasa anak-anak, kursi menteri sebagai imbal jasa politik kiranya sepadan dengan permen. Barang itu dikasih kepada anak-anak karena diminta dengan merengek-rengek atau diberikan sebagai imbal jasa agar berhenti merengek.
Mana sebab, mana akibat, bukan soal, karena yang pokok ialah adanya faktor merengek. Dalam politik pun eksis ihwal merengek, bahkan merengek-rengek. Berpolitik, khususnya berpartai, tidak otomatis disertai dengan kematangan penghayatan berketatanegaraan, antara lain sistem presidensial. Merengek-rengek minta kursi, apalagi ngotot harus ‘sejumlah’ kursi (padahal tahu bahwa itu hak prerogatif presiden), jelaslah pertanda belum dewasanya dalam berketatanegaraan secara presidensial.
Itu kekanak-kanakan. Mengasihi yang merengek, terlebih merengek-rengek, samalah artinya membuat elite politik kanakkanak abadi dalam bernegara. Berpartai menghasilkan politisi. Macammacam jenisnya, antara lain hasil samping berupa politisi merengek-rengek. Yang belum sepenuhnya tercapai ialah berpartai menghasilkan negarawan. Ke sanalah kiranya sekarang jalan kian terbuka, yaitu mendukung tanpa syarat, mengusung tanpa mahar, tanpa rengekan.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved