Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS terus memberikan kejutan. Tak hanya Leicester City, klub papan bawah yang selama ini dipandang ‘dua belah mata’ oleh para penggemar bola, yang berjaya di Liga Primer, tapi juga kemenangan Sadiq Khan sebagai Wali Kota London. Keduanya merupakan ukiran sejarah untuk pertama kali. Kedua fakta itu sebelumnya ialah kemuskilan, tetapi tidak di Inggris. Sadiq Khan, anak imigran asal Pakistan, berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya ialah sopir bus dan ibunya tukang jahit. Mereka pindah ke Inggris setelah India terbelah menjadi dua pada 1947. Dari delapan bersaudara, Sadiq ialah anak kelima.
Tak hanya bersa haja, Sadiq seorang muslim dan alumnus North London University, bukan kampus men tereng. Ia muncul di tengah-tengah ke takutan penduduk Eropa akan terorisme setelah tragedi Paris dan Belgia yang menimbulkan trauma dan islamophobia. Khan, muslim berdarah Pakistan dan anggota parlemen Partai Buruh, memang paling empuk menjadi sasaran ‘tembak’ pihak musuh. Sang rival, Tory Zac Goldsmith, yang kaya raya, terbiasa dengan sekolah-sekolah elite, anggota parlemen Partai Konservatif, seperti melihat celah menganga pada Khan untuk ‘dihabisi’. Tuduhan berbau SARA tak hanya muncul dari Goldsmith, tetapi juga dari Perdana Menteri Inggris David Cameron yang sekubu-sepikiran dan separtai politik dengan pria keturunan Yahudi itu. Goldsmith bahkan menulis secara khusus di Daily Mail dengan judul ‘Apakah Kita akan Menyerahkan Kota Terhebat di Dunia Ini pada Partai Buruh yang Menganggap Teroris sebagai Teman?’.
Goldsmith menuduh Khan sebagai corong muslim radikal dan pemberi ‘oksigen’ kepada ekstremis. Serangan yang amat brutal. Akan tetapi, rupa-rupa serangan, stigma, bahkan ancaman, tak mempan. Sadiq Khan, pria kelahiran London 45 tahun silam, tak goyah, tak labil. Ia kukuh belaka. Meskipun juga ada ulama di negerinya yang mengeluarkannya dari Islam karena sebagai anggota parlemen ikut menyetujui perkawinan sesama jenis. Warga London memang terbukti berakal sehat untuk memilih pemimpin. Keyakinan Khan betul belaka. Sang rival yang gemar me mainkan isu SARA tumbang.
Khan menang 57% melawan 43% suara. Kekalahan yang telak bagi Goldsmith. “Pemilu ini bukan tanpa kontroversi dan saya sangat bangga bahwa London hari ini memilih harapan daripada ketakutan. Takut tidak membuat kita lebih aman, itu hanya membuat kita lemah dan politik ketakut an tidak diterima di kota kami,” kata Khan dalam pidato pelantikan sebagai Wali Kota London, didampingi sang istri, Saadiya Ahmad, di Balai Kota London, Sabtu (7/5).
Wali Kota New York Bill de Blasio langsung mengucapkan selamat di akun Twitter. ‘Selamat untuk wali kota baru London dan sesama pejuang penyediaan perumahan untuk rakyat, @SadiqKhan’. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga mengirim selamat lewat jejaring sosial yang sama. Kemenangan Khan menjadi jawaban London yang mengambil sikap tegas ketika Barat dilanda gejala islamophobia. Terlebih sejak marak serangan teror di Paris dan Belgia, dengan para pelaku membawa-bawa nama agama dalam aksi mereka. Ternyata akal se hat warga London menjawab dengan tak terduga bagi kubu Goldsmith.
Sadiq Khan memang bukan wali kota mus lim per tama di negara Barat. Rotterdam, Belanda, telah lebih dahulu mempunyai Ahmed Aboutalib, wali kota yang muslim. Namun, Sadiq memimpin London menjadi se suatu yang berbeda. London tak hanya ibu kota Inggris, tapi juga kota teramat pen ting di Eropa. Terpilihnya Sadiq pertanda du nia tengah mengoreksi cara memilih pe mimpin. Mungkin London akan terus men jadi inspirasi: usai sudah menjual SARA dalam politik. Kualitas kepemimpinan itulah yang utama.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved