Tanggung Jawab

Djadjat Sudradjat Dewan Redaksi Media Group
22/3/2016 05:30
Tanggung Jawab
(ANTARA/Yudhi Mahatma)

SYAHDAN tragedi mengerikan itu terjadi di Nagasaki dan Hiroshima.

Atas perintah Presiden Amerika Harry S Truman, pada Agustus 1945 dua kota penting di Jepang dibuatnya serupa kiamat.

Asap berbentuk cendawan-cendawan raksasa yang mengembang di udara akibat ledakan dahsyat serupa dajal yang tak hanya menjemput maut 270 ribu orang-orang tak berdosa, tapi juga menghancurkan bumi (Jepang) seisinya.

Sejarah pun menegasi pengandaian: jika Presiden Franklin D Roosevelt tak wafat, mungkin tak ada derita bom atom itu.

Sejarah sudah terjadi. Tak ada sesal dan tak ada ragu.

"Yang tangannya berlumuran darah ialah aku. Biarlah ini jadi urusanku," kata Truman menjawab kepala perancang bom atom itu, ilmuwan Dr Oppenheimer, yang datang tergopoh-gopoh dengan rasa sesal yang berkelindan.

Wajar ilmuwan itu gundah hati: antara tugas negara dan membunuh manusia, pastilah menyiksa perasaannya.

Alasan Truman: meski Jepang telah sempoyongan menahan gempuran, tak ada tanda-tanda akan menyerah.

Truman kerap dikutuk sebagai presiden haus darah, tetapi juga kerap jadi contoh pemimpin yang berada di depan memikul tanggung jawab.

Ia sendiri sepenuhnya! Pendirian 'sang Baja' itu tak berkarat meski berselang lebih satu dasawarsa.

"Begitu saja saya memutuskannya. Ya seperti inilah," tuturnya enteng atas keputusan yang ia buat, dalam wawawancara dengan penulis sejarah kemiliteran, John Toland, pada 1958.

Dalam derajat yang lain, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin (1966-1977) kerap menjadi contoh di depan dalam mengambil tanggung jawab.

Patokannya Bung Karno mengangkat dirinya menjadi gubernur untuk membangun Jakarta yang kumuh, jorok, miskin sarana dan prasarana, dan penduduk kere di mana-mana.

Padahal, anggaran negara begitu cekaknya. Ia pun melegalkan perjudian lalu pajaknya untuk membangun.

"Karena judi, biarlah saya masuk neraka," katanya.

Setelah sekolah, puskesmas, aneka prasarana, dan jalan-jalan dibangun, kepada alim ulama yang menentang bukan alang kepalang, Ali pun bilang, "Mestinya mereka kalau bepergian di Jakarta pakai helikopter sebab jalan-jalan di Jakarta dibangun dari uang judi yang haram itu."

Ali pula mengizinkan night club, steambath, dan tempat hiburan lainnya.

Ia beralasan, sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata, warga Jakarta perlu menghibur diri.

Ia tak gusar digelari 'gubernur judi' dan 'gubernur maksiat'.

Toh, faktanya selama kepemimpinannya, sang letnan jenderal marinir itu punya prestasi yang selalu dikenang.

Berpuluh-puluh tahun ia tak tersaingi.

Tentu saya tak sedang mengapresiasi kebiadaban Truman.

Namun, ia contoh betapa seorang pemimpin memang berani mengambil tanggung jawab sepahit apa pun.

Ia tak melempar bola api ke tangan orang lain.

Keberanian sang gubernur mengatasi persoalan dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebijakan-kebijakannya yang banyak ditentang, dan ternyata bermanfaat bagi rakyat, itu poin yang tak selalu melekat pada seorang pemimpin.

Memikul tanggung jawab memang milik pemimpin berkarakter.

Pemimpin bukan wilayah main-main.

Ia tak harus menjadi empunya seluruh faset yang sempurna, tapi mestinya tak menyembunyikan banyak mala.

Saya melihat dalam kasus Hambalang, yang mungkin akan dilanjutkan Presiden Jokowi, ada tanggung jawab yang rontok.

Meski seorang menteri dan ketua umum partai telah menjadi terpidana, terasa masih ada yang disimpan dalam ruang sembunyi.

Juga kasus Century, jika saja waktu itu ada yang mengambil tanggung jawab, ia tak menjadi hawa busuk yang terus menusuk-nusuk, menguras energi, hingga kini, hingga nanti.

Dalam urusan publik, terlalu lama menyembunyikan hal lancung, sesungguhnya ia tengah menimbun siksaan yang berlipat-lipat.



Berita Lainnya
  • Resonansi dari Pati

    09/8/2025 05:00

    Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.

  • Semakin Dilarang semakin Berkibar

    08/8/2025 05:00

    FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.

  • Menerungku Silfester

    07/8/2025 05:00

    KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

  • Harapan dalam Angka

    06/8/2025 05:00

    PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future 

  • Ampun Dah

    05/8/2025 05:00

    USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.

  • Amnesti tanpa Amnesia

    04/8/2025 05:00

    BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.  

  • Abolisi, Amnesti, Rekonsiliasi

    02/8/2025 05:00

    PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.

  • Belajar dari Vietnam

    01/8/2025 05:00

    KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

  • Insinuasi Jokowi

    31/7/2025 05:00

    ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.

  • Masih Rojali-Rohana

    30/7/2025 05:00

    TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.

  • Gurita Serakahnomics

    29/7/2025 05:00

    FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.

  • Destinasi Wisata Proyek Mangkrak

    28/7/2025 05:00

    JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.

  • Rojali-Rohana

    26/7/2025 05:00

    SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.

  • Superman Sungguhan

    25/7/2025 05:00

    'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.

  • Tom Lembong

    24/7/2025 05:00

    VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.

  • Tamparan Sahdan

    23/7/2025 05:00

    BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima