Rio dan Jet Darat

Djadjat Sudradjat/Dewan Redaksi Media Grooup
26/2/2016 06:11
Rio dan Jet Darat
(AFP/JOSEP LAGO)

INDONESIA memang tak hanya menghadapi problem duka para TKI, tingginya daerah tertinggal (127 kabupaten), korupsi yang bertubi-tubi, terorisme, narkoba, dan seterusnya.

Indonesia juga ada pianis Joy Alexander yang memukau di ajang Grammy Awards dan penyanyi Anggun C Sasmi yang ternama di Prancis.

Ada pula perancang busana Farah Angsana yang ngetop di Eropa, Nelson Tansu, profesor fisika termuda di Amerika, sutradara muda Livi Zheng yang Bursh With Danger-nya masuk nominasi Oscar, dan seterusnya.

Indonesia yang besar ini memang harus sebanyak mungkin menyimpan 'deposito' capaian aneka prestasi di panggung dunia.

Kini, Indonesia juga ada Rio Haryanto.

Pemuda kelahiran Solo, 22 Januari 1993 itu kini tengah menjadi harapan kita di arena balapan paling bergensi di dunia, Formula 1.

Rio sampai ke anak tangga itu setelah belasan tahun menapaki anak tangga demi anak tangga sejak masih bocah enam tahun.

Saat itu ia juara nasional gokar kelas kadet.

Ia terus bertekun. Lalu, ia pun berkali-kali meng-ukir prestasi, antara lain di Formula Asia, Formula Renault Asia, Formula BMW Pacific, GP3 Series, dan GP2 Series.

Itulah yang membuat Tim Manor Racing terpincut kepada Rio untuk masuk Formula 1.

Rio tak hanya mewakili Indonesia, tapi juga Asia Tenggara, bahkan Asia.

Pemuda santun itu memang masuk Tim Manor Racing dengan membeli kursi (pay driver) yang mahal.

Tak mengapa, juara Formula 1 Fernando Alonso (juara 2 kali), Niki Lauda (juara 3 kali), dan Michael Schumacher (juara 7 kali), legenda balapan yang belum tertandingi, juga melakukan debut F1 lewat pay driver.

Kini Rio tinggal fokus menghadapi balapan Maret nanti di Australia.

Tentu dengan syarat dana beres.

Formula 1 adalah mimpi para pembalap, dan Rio kini tengah sampai di depan pintu gerbang mimpi itu.

Seusai menjalani tes pramusim pertama F1 2016 dengan mobil Manor Racing MRT05 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Rabu (24/2), Rio bungah bukan kepalang.

"Manor memberi saya banyak pelajaran, tapi masih banyak pelajaran lain yang akan saya dapat," katanya.

Bahkan, meski jet darat Rio sempat keluar lintasan di tikungan kelima, Manor tetap bangga pada pembalap Indonesia itu.

Rio didamba mengharumkan nama bangsa.

Akan tetapi, soal besarnya dana memang membuat kita ternganga.

Fulus Rp225 miliar yang harus dibayar kepada Tim Manor Racing membuat antara harapan dan kenyataan jadi berkelindan.

Publik ingin Rio didukung, tapi jika dana sebesar itu keluar dari kocek negara, terasa tak adil.

Akan ada banyak olahraga profesional lain menuntut hak yang sama.

Dari jumlah itu, pihak Rio dan Pertamina sebagai sponsor bisa mengatasi.

Separuhnya lagi inilah yang harus cepat dicarikan solusi, sebab ada kabar Malaysia Tourism Board (MTB) tertarik mensponsori debut Rio.

Kita membayangkan akan ada tagline Truly Asia berkibar-kibar di jet darat Rio.

Siapa yang bisa melarang jika sampai pada waktunya, selain Pertamina, perusahaan lain tak ada yang bersedia menjadi sponsor?

"Yang pasti, kalau itu terjadi (MTB mensponsori Rio), paling tidak saya yang akan galau bersama BUMN dan swasta nasional. Saya kira harus galau dengan kenyataan ini," kata Menpora Imam Nahrawi.

Sebagai 'kompor', MTB boleh juga.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mulai mengkaji untuk mensponsori Rio dengan label Wonderful Indonesia.

Agaknya itu jalan keluar terbaik.

Pada akhirnya, Rio di ajang Formula 1 tak semata balapan. Ia olahraga, bisnis, dan gengsi negara.

Tak 'haram' pihak mana pun menjadi sponsor, tetapi terasa menjadi pemandangan 'ganjil' jika pihak Indonesia (terutama korporasi) tak peka, akan ada balapan orang Indonesia yang ditonton ratusan juta pasang mata di dunia dengan cita rasa Malaysia.

Alangkah sayangnya.



Berita Lainnya
  • Resonansi dari Pati

    09/8/2025 05:00

    Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.

  • Semakin Dilarang semakin Berkibar

    08/8/2025 05:00

    FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.

  • Menerungku Silfester

    07/8/2025 05:00

    KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

  • Harapan dalam Angka

    06/8/2025 05:00

    PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future 

  • Ampun Dah

    05/8/2025 05:00

    USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.

  • Amnesti tanpa Amnesia

    04/8/2025 05:00

    BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.  

  • Abolisi, Amnesti, Rekonsiliasi

    02/8/2025 05:00

    PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.

  • Belajar dari Vietnam

    01/8/2025 05:00

    KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

  • Insinuasi Jokowi

    31/7/2025 05:00

    ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.

  • Masih Rojali-Rohana

    30/7/2025 05:00

    TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.

  • Gurita Serakahnomics

    29/7/2025 05:00

    FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.

  • Destinasi Wisata Proyek Mangkrak

    28/7/2025 05:00

    JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.

  • Rojali-Rohana

    26/7/2025 05:00

    SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.

  • Superman Sungguhan

    25/7/2025 05:00

    'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.

  • Tom Lembong

    24/7/2025 05:00

    VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.

  • Tamparan Sahdan

    23/7/2025 05:00

    BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima