Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perbankan diguncang rumor. Otoritas Jasa Keuangan diisukan akan mengeluarkan aturan tentang pembatasan net interest margin (NIM) dari perbankan. Untuk menekan suku bunga kredit, bank akan dibatasi NIM-nya antara 3% dan 4%.
Keruan saja harga saham perbankan bergejolak. Tekanan jual saham perbankan membuat harga saham perbankan tergerus sampai 5%. Pasar khawatir ekonomi komando akan diterapkan di Indonesia dan membuat saham perbankan tidak menarik.
Ketua Komisioner OJK Muliaman D Hadad sudah menegaskan tidak pernah ada ekonomi komando di Indonesia. OJK tidak pernah berencana mengeluarkan peraturan yang membatasi aktivitas dunia perbankan.
Belakangan ini adanya harapan dari pemerintah agar perbankan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Caranya dengan menurunkan tingkat suku bunga kredit agar dunia usaha lebih kompetitif. Sekarang ini tingkat suku bunga kredit dinilai terlalu tinggi sehingga tidak mendorong masyarakat menanamkan modal mereka.
Tekanan pertama-tama ditujukan kepada Bank Indonesia. Tingkat suku bunga acuan BI terlalu tinggi, di tengah tingkat suku bunga acuan dunia yang cenderung rendah. Dua kali pertemuan Dewan Gubernur BI akhirnya memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga 25 basis poin sehingga kini BI rate berada pada posisi 7%.
Penurunan BI rate memunculkan desakan agar perbankan ikut menurunkan tingkat suku bunga. Salah satu yang menjadi biang keladi ialah tingginya NIM. Penetapan NIM yang terlalu tinggi memang menguntungkan perbankan, tetapi mencekik para pengusaha.
Persoalan itu sebenarnya bukan masalah baru. Tingkat efisiensi perbankan kita memang rendah. Mereka mengompensasi hal itu dengan NIM yang tinggi. Selama ini NIM yang diterapkan perbankan di atas 6%. Itulah yang membuat biaya modal di Indonesia menjadi mahal.
Yang harus kita pikirkan ialah bagaimana membuat perbankan kita menjadi lebih efisien. Caranya tentu tidak dengan cara komando yang memaksakan. OJK, BI, Perbanas, dan pelaku perbankan harus duduk bersama-sama mencari jalan untuk membangun sistem perbankan yang solid.
Sistem perbankan yang baik itu bukan hanya memperkuat bank dengan keuntungan menggiurkan, melainkan juga bagaimana membuat bank mampu menjalankan fungsi intermediasi. Kita sering diingatkan, bank bukanlah lembaga yang 'beternak uang'. Uang itu alat untuk menggerakkan perekonomian.
Wapres Jusuf Kalla berulang kali menyampaikan hal itu. Kalau sekarang kita mengeluhkan soal deindustrialisasi yang terjadi, reindustrialisasi tidak pernah akan bisa kita lakukan apabila suku bunga terlalu mahal.
Sepanjang tidak ada gairah orang untuk berinvestasi, bank harus membayar dana simpanan pihak ketiga yang lebih mahal. Lingkaran setan itulah yang sekarang terjadi dan perbankan pun tidak pernah bisa menikmati manfaat optimal dari industri yang mereka kembangkan.
Sepanjang tidak ada keberanian untuk memutus rantai itu, kita akan terus berkutat pada persoalan yang sama. Kita bukan hanya terus saling menyalahkan, melainkan juga akan ketinggalan kereta karena bangsa bangsa lain lebih bergegas dalam membangun negara mereka.
Permintaan pemerintah agar dunia perbankan berbenah diri jangan dilihat sebagai perintah. Namun, itu imbauan agar perbankan ikut memikirkan solusi untuk bangsa ini agar lebih cepat membangun.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved