Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APA yang sedang terjadi antara Elon Musk dan Indonesia? Bos mobil listrik Tesla itu memilih berlabuh di Malaysia ketimbang di Indonesia untuk mengembangkan ekosistem mobil listrik miliknya. Padahal, sudah tiga tahun lebih pemerintah merayunya agar mau berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia.
Namun, nyatanya, lobi sunyi Malaysia lebih mengena. Gegap gempita rayuan Indonesia tidak membuat Pak Elon terpincut. Bahkan, janji kemudahan dan 'gula-gula' yang disiapkan Indonesia tidak membuat Elon Musk beringsut.
Kurang apa Indonesia? Presiden Jokowi bahkan sempat berkunjung ke SpaceX, pusat 'kerajaan' Elon Musk, pada 14 Mei 2022. Jokowi mengatakan pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut membahas kerja sama investasi Elon dengan Indonesia. Elon Musk pun mengatakan sangat tertarik dengan masa depan Indonesia. Dia mengatakan Indonesia punya potensi yang besar. Dia juga menyampaikan ketertarikannya bekerja sama dengan Indonesia.
Sebelum Jokowi, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga sempat mengunjungi Elon Musk di Giga Factory Tesla di Austin, Texas, Amerika Serikat pada 25 April 2022. Pertemuan itu memaparkan potensi bahan baku baterai kendaraan listrik, yang sedang dieksplorasi melalui program hilirisasi mineral pemerintah Indonesia.
Hasil dari dua 'rayuan' itu pun membuncahkan optimisme. Saking girangnya, sebulan pascapersamuhan Luhut-Jokowi-Elon, itu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa Tesla Inc akan berinvestasi di Indonesia tahun 2022. "Tesla Insyaallah akan masuk ke dua bagian investasi besar, yakni ekosistem baterai mobil dan mobilnya," kata Bahlil dalam sebuah konferensi pers di Solo, 18 Mei 2022.
Bahlil bahkan memastikan masuknya investasi dari Elon Musk akan terjadi tahun 2022 itu juga. Ia menyebut investasi Elon Musk dengan Tesla-nya itu sangat strategis. "Barang ini barang bagus dan barang gede, dan saya sudah merayu mereka kemarin dan Pak Menko Marves sudah memberikan informasi bahwa sebagian akan kita lakukan di Jateng, yaitu di Batang," jelas Bahlil.
Namun, tahun sudah berganti. Investasi Elon Musk yang diyakini bakal datang di 2022 itu pun tidak kunjung muncul. Yang ada justru kabar mengejutkan: Tesla memutuskan berinvestasi pada kendaraan listrik di Malaysia. Di 'negeri jiran' itu Tesla akan mendirikan jaringan supercharge, pusat Tesla Experience, dan pusat layanan kendaraan listrik.
Dalam dua tahun pertama, perusahaan Elon Musk itu akan melakukan pengujian pasar dan pengembangan battery electric vehicles (BEV) sebelum mengambil keputusan tentang pusat pilihan manufaktur di Kuala Lumpur, Malaysia. Pengumuman itu disampaikan PM Malaysia Anwar Ibrahim tengah Juli lalu. Hanya butuh waktu 25 menit bagi Elon Musk untuk diyakinkan Anwar Ibrahim agar ia sudi berlabuh di Malaysia.
Anwar menyebut stabilitas politik Malaysia yang makin kondusif membuat Elon tidak berpikir panjang untuk memulai investasi. Pertanyaannya, bukankah stabilitas politik di Indonesia tidak kalah kondusif bila dibandingkan dengan Malaysia? Bahkan, dengan tingkat kerumitan politik yang ada, ekonomi Indonesia tetap tumbuh lebih dari 5%, investasi juga meningkat.
Tampaknya, ada alasan lain yang membuat pilihan Tesla berlabuh di Malaysia. Sejumlah analisis memperkirakan alasan utamanya ialah komitmen kuat Malaysia terhadap energi terbarukan. Kesiapan Malaysia dalam merangkul dan menggunakan sumber energi terbarukan sangat sejalan dengan misi Tesla untuk mempercepat transisi dunia menuju energi berkelanjutan. Peta jalan itu dengan gamblang dijelaskan Malaysia.
Dengan sumber energi surya yang melimpah dan investasi yang semakin berkembang dalam energi angin dan hidroelektrik, Malaysia menawarkan lingkungan ideal bagi Tesla untuk mewujudkan visi menciptakan masa depan berkarbon netral. Itulah mengapa, hanya butuh waktu 25 menit bagi Elon amat yakin membawa Tesla ke 'negeri jiran'.
Faktor penting lain yang memengaruhi keputusan Elon boleh jadi karena sikap Malaysia terhadap keberlanjutan lingkungan. Kebijakan negara itu terkait pertambangan dan ekstraksi sumber daya telah diatur dengan baik untuk meminimalkan dampak ekologis. Malaysia tidak ada isu terkait dengan pertambangan, tidak ada masalah dengan pengolahan yang dianggap melanggar tata kelola. Catatan positif kinerja Malaysia dalam pengelolaan yang bertanggung jawab dan efektif terhadap sumber daya alam itu jadi faktor menarik bagi Tesla.
Aspek penting dari investasi Tesla di Malaysia ialah tidak adanya kewajiban kerja sama dengan mitra lokal. Fleksibilitas inilah yang amat mungkin membuat operasi Tesla di Malaysia bakal lancar dan efisien. Adapun di Indonesia, Tesla harus bekerja sama dalam pembuatan baterai dengan sebuah perusahaan BUMN.
Keuntungan signifikan lainnya bagi Tesla dalam memilih Malaysia sebagai tujuan investasi ialah 'gula-gula' bebas bea impor. Insentif ini berarti penghematan biaya bagi Tesla yang bisa memperkuat daya finansial perusahaan. Bagaimanapun, investor butuh kejelasan, kepastian, dan kemudahan. Malaysia memastikan ketiga hal itu, sedangkan kita belum sepenuh daya menyediakan itu. Gula kita untuk Tesla rupanya kalah manis ketimbang gula Malaysia. ***
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved