Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJARAH mencatat penyebaran penyakit mengekor perpindahan manusia. “Semakin cepat manusia berpindah,” kata peneliti sejarah Syefri Luwis seperti dikutip National Geographic Indonesia pada Maret 2021, “semakin cepat penyakit menyebar.”
Pagebluk Yustinianus yang berjangkit semasa Kaisar Yustinianus berkuasa di Romawi Timur menyebar dari pelabuhan utama ke pelabuhan lain. Pagebluk itu dicatat Procopius berawal dari Alexandria, Mesir, pada 540 M, menyebar ke Palestina hingga Konstantinopel, Turki, pada 542.
Pada 1320 orang Tiongkok mendokumentasikan pagebluk pes. Dari Asia Tenggara penyakit itu menyebar ke Eropa melalui migrasi manusia dan perdagangan antarkawasan. Pagebluk yang disebut black death berjangkit di Eropa dalam beberapa gelombang pada rentang 1369-1371, 1374-1375, 1390, dan 1400. Wabah penyakit pes yang memakan korban 200 juta jiwa ini juga menyebar dari Asia ke Eropa.
Kedatangan orang Eropa dan Asia ke Nusantara bukan cuma membawa misi perdagangan, melainkan juga, tanpa disadari, membawa penyakit. Penyakit sifi lis mencapai India bersamaan dengan pendaratan Portugis pada 1498. Penyakit menular seksual itu diduga sampai ke Nusantara setelah Portugis menaklukkan Malaka.
Pandemi fl u Spanyol masuk ke Hindia Belanda atau Indonesia pada 1918 melalui kapal penumpang dan atau kapal kargo. Pemerintah mencatat penumpang kapal dari Malaysia dan Singapura sebagai pembawa pertama flu Spanyol ke Indonesia melalui Sumatra Utara.
Penyebaran pagebluk Yustinianus, pes, black death, dan sifilis, diduga mengikuti pergerakan orang pada jalur perdagangan rempah. Celakanya rempah diperlakukan sebagai penangkal virus sejak era ‘plague of Justinian’ hingga ‘plague of covid-19’ sekarang ini.
Di Indonesia kita mencatat pertambahan kasus covid-19 secara signifikan terjadi setelah libur Lebaran, Hari Kemerdekaan, Tahun Baru Islam, serta Natal dan Tahun Baru 2021. Pada hari-hari libur itu terjadi pergerakan atau perpindahan orang dalam jumlah besar untuk mudik dan piknik.
Lockdown, pembatasan sosial berskala besar, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sesungguhnya bertujuan membatasi pergerakan manusia yang berujung pada terkendalinya penyebaran covid-19.
Pada Lebaran Mei 2021 perpindahan manusia kiranya lebih heboh jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Lebaran tahun lalu pemerintah memberlakukan PSBB yang membatasi pergerakan orang. Pada Lebaran 2021 jumlah warga yang mudik dan piknik kiranya lebih besar jika dibandingkan dengan Lebaran 2020.
Pembebasan pajak pembelian mobil bakal mendorong orang membeli mobil. Lebaran saat tepat memamerkan mobil baru kepada kerabat di kampung halaman. Apalagi, jalan tol trans-Jawa dan trans-Sumatra makin panjang, mencapai hampir seluruh Jawa dan sebagian Sumatra.
Itu semua mendorong orang mudik dan piknik melalui jalan darat. Syarat rapid test antigen untuk bepergian lewat jalur darat dengan kendaraan pribadi tak seketat bepergian dengan kendaraan umum atau pesawat.
Mereka yang sudah divaksin merasa lebih aman mudik dan piknik pada Lebaran nanti. Itu artinya vaksinasi kiranya turut memprovokasi orang mudik dan piknik di Hari Raya Idul Fitri.
Kondisi-kondisi tadi kiranya menjadikan mudik dan piknik di seputar Lebaran tahun ini lebih dahsyat jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Pemerintah mesti mengendalikannya supaya tidak terjadi gelombang kedua pandemi covid-19.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved