Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHARA Barat, selain raja dan Islam, merupakan isu yang mesti steril dari kritik pers dan masyarakat di Maroko. Kalangan pers menyebut isu Sahara Barat dan dua isu lainnya itu sebagai red zone, zona merah, zona berbahaya. Begitu informasi yang saya dapat dari sejumlah wartawan dan warga Maroko saat saya mengikuti Fellowships Senior Journalist Seminar yang dihelat East-West Center, Honolulu, di Amerika Serikat, Filipina, dan Maroko, pada 2017.
Kerajaan Maroko mengklaim wilayah Sahara Barat sebagai salah satu wilayah Provinsi Selatannya. Maroko mencaplok wilayah itu pada 1975 yang mengarah ke perang gerilya dengan pasukan adat sampai gencatan senjata berlangsung pada 1991. Proses perdamaian sejauh ini gagal untuk memecahkan kebuntuan politik.
Presiden Donald Trump pekan lalu mengumumkan Amerika Serikat mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat. Pengakuan itu imbalan atas kesediaan Maroko memulihkan hubungan diplomatik dengan Israel. Normalisasi hubungan diplomatik Maroko-Israel itu menghadirkan kontroversi di dalam dan luar negeri.
Karthum, ibu kota Sudan, pada 1967 menjadi lokasi Liga Arab mendeklarasikan ‘tiga tidak’ (three nos): tidak ada damai dengan Israel, tidak ada pengakuan, tidak ada negosiasi. Karthum menjadi simbol sejarah konflik Israel-Palestina. Karthum melupakan deklarasi ‘tiga tidak’ itu. Pada 23 Oktober 2020, Sudan menormalisasi hubungan mereka dengan Israel. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat mengeluarkan Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.
Sebelumnya, Uni Emirat Arab dan Bahrain memulihkan hubungan dengan Israel. Sebagai imbalan bagi UEA, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersedia menangguhkan rencana kontroversial mencaplok bagian Tepi Barat. Bagi Bahrain, pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel akan menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
Pulihnya hubungan diplomatik sejumlah negara muslim berkat diplomasi Trump. Penerusnya, Joe Biden, kiranya akan meneruskan kebijakan pendahulunya dalam soal Palestina-Israel. Bagi Amerika Serikat, solusi dua negara, yakni pengakuan atas kedaulatan Palestina dan Israel, menjadi cara mengakhiri konflik kedua negara. Kedua negara tidak mengakui kedaulatan satu sama lain. Negaranegara muslim tidak mengakui kedaulatan Israel.
Oman dan Indonesia diberitakan Jerusalem Post sebagai negara berikutnya yang akan memulihkan hubungan diplomatik dengan Israel. Jerusalem Post menulis pembukaan hubungan diplomatik kedua negara dan Israel diumumkan sebelum Trump lengser pada 20 Januari 2021.
Presiden Abdurrahman Wahid di awal pemerintahannya mewacanakan pembukaan hubungan dagang, bukan hubungan diplomatik, dengan Israel. Presiden Gus Dur ketika itu melihat potensi keuntungan ekonomi yang diperoleh Indonesia dari hubungan dagang dengan Israel.
Jika saja hubungan dagang Indonesia-Israel terjadi, ini serupa hubungan Indonesia-Taiwan. Indonesia punya hubungan ekonomi, tidak hubungan diplomatik, dengan Taiwan. Indonesia tidak mengakui kedaulatan Taiwan. Itu karena Indonesia menjalankan One China Policy, kebijakan satu Tiongkok. Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian negaranya.
Namun, karena ditentang di dalam negeri, rencana membuka hubungan dagang dengan Israel tak berlanjut. Indonesia hanya punya kebijakan visa calling bagi warga negara Israel yang berencana berkunjung ke Indonesia. Jika ada warga Israel mengajukan visa, Direktorat Jenderal Imigrasi membahas apakah akan menerbitkannya atau tidak.
Isu Indonesia bakal membuka hubungan diplomatik dengan Israel diklop-klopkan dengan pertemuan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Presiden Trump di Amerika Serikat dan pertemuan Presiden Jokowi dan Menlu AS Mike Pompeo di Jakarta tempo hari. Seolah ada negosiasi dalam pertemuan-pertemuan itu supaya Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Kemenlu RI membantah Indonesia akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kemenlu menegaskan Indonesia konsisten menjalankan amanah konstitusi, yakni ‘kemerdekaan ialah hak segala bangsa’. Presiden Jokowi dalam pidatonya di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada September lalu menegaskan kembali dukungan Indonesia bagi kemerdekaan Palestina.
Indonesia sejauh ini berpegang teguh pada solusi dua negara. Solusi dua negara yang tercantum dalam resolusi PBB 1974 kiranya menjadi satu-satunya cara menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Konstitusi juga mengamanatkan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Sampai Israel mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, Indonesia boleh mempertimbangkan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, demi terciptanya ketertiban dan perdamaian dunia serta keadilan sosial.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved