Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKELOMPOK lelaki berbaris. Di depannya berdiri satu lelaki. Mereka serupa orang bersiap salat berjemaah. Lelaki paling depan, serupa muazin, melafalkan azan. Berbeda dengan azan umumnya kata hayya alal salah, marilah kita salat, berganti hayya alal jihad, ayo berjihad. Video itu viral di media sosial.
Adegan lain melantunkan hayya alal jihad juga beredar di media sosial. Satu adegan yang melibatkan lebih banyak orang seperti terjadi di rumah ibadah. Satu adegan lain lebih mengerikan, sejumlah orang melafalkan hayya alal jihad seraya memegang senjata tajam.
Entah apa maksud sesungguhnya mereka melakukan itu. Pejabat dan tokoh agama mengatakan itu provokasi. Mereka berpendapat Indonesia negara damai, tidak relevan berjihad. Mereka meminta masyarakat tidak terprovokasi. Banyak yang menilai ucapan itu serupa mengajak perang.
Beberapa hari kemudian, beredar video pernyataan maaf dari salah satu kelompok yang menyerukan jihad. Permohonan maaf mereka beredar pula dalam bentuk pernyataan di atas kertas bermeterai.
Beberapa hari kemudian, Rizieq Shihab melontarkan pernyataan maaf. Dalam acara dialog reuni 212, imam besar Front Pembela Islam itu secara virtual meminta maaf atas kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta, Megamendung, dan Petamburan.
Bagus bila Rizieq sekalian meminta maaf atas kata-kata kasar, atas polusi akhlak, yang dia semburkan ketika berceramah. Keren andai Rizieq sekaligus meminta maaf atas penolakannya di-swab dan penolakannya menginformasikan hasilnya kepada Satgas Covid-19. Sayang, dia tak melakukannya.
Bagaimanapun, masih bagus Rizieq mau meminta maaf. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukannya minta maaf, malah minta difoto dan fotonya sarungan membaca buku How Democracies Die itu diviralkan. Berbeda dengan Anies, Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil juga meminta maaf atas kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Terkandung banyak makna dalam kata maaf. Maaf bisa berarti pengakuan akan kesalahan. Maaf bisa berarti pula kesiapan untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan. Pun, maaf bisa bermakna permintaan pengampunan. Dalam maaf juga terkandung keinginan kuat untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.
Dalam konteks pengakuan atas kesalahan, permintaan maaf mereka yang mengucapkan hayya alal jihad merupakan pengakuan mengucapkan kalimat itu kesalahan karena di dalamnya terkandung provokasi berbau agama.
Permintaan maaf Rizieq juga pengakuan menciptakan kerumunan ialah kesalahan. Rizieq mengakui menciptakan kerumunan melanggar protokol kesehatan, bisa menularkan virus korona. Permintaan maaf Ridwan Kamil merupakan ungkapan pengakuan membiarkan kerumunan di Megamendung ialah kesalahan.
Dalam konteks mengakui kesalahan, permintaan maaf sangat baik. Kata maaf, selain tolong dan terima kasih, dianjurkan sering-sering kita ucapkan. Orang yang mengakui kesalahan menunjukkan dia berjiwa besar.
Dalam konteks meminta pengampunan, mereka yang menggaungkan hayya alal jihad pada hakikatnya menginginkan kesalahan mereka dimaafkan, diampuni. Rizieq Shihab pun menginginkan, setidaknya berharap, kesalahannya menciptakan kerumunan dimaafkan, diampuni, tidak diproses secara hukum. Begitu juga Ridwal Kamil.
Pengampunan atau pemaafan bisa diberikan bila kesalahan menyangkut hubungan sosial, hubungan etis. Di hari raya, misalnya, orang saling meminta dan memberi maaf. Sering dikatakan maaf-memaafkan urusan hari raya.
Kasus-kasus di atas sama sekali tidak berurusan dengan hari raya. Kedua kasus menyangkut hukum. Bukankah memprovokasi setidaknya melanggar ketertiban umum yang diatur dalam undang-undang? Bukankah menciptakan atau membiarkan kerumunan sekurang-kurangnya melanggar Undang-Undang Kesehatan dan Perda Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Bakal menjadi contoh buruk bila kesalahan menyangkut hukum dimaafkan hanya karena pelaku meminta maaf. Besok-besok orang seenaknya berbuat salah, toh akan dimaafkan, tidak diproses secara hukum jika meminta maaf.
Dalam konteks hukum, kita mesti memperlakukan permintaan maaf sebagai pertanggungjawaban. Mereka yang melakukan kesalahan mesti mempertanggungjawabkannya di muka hukum. Permintaan maaf dalam konteks mengakui kesalahan bisa disampaikan di muka hukum, siapa tahu hakim akan mempertimbangkannya untuk memberi keringanan hukuman.
Permintaan maaf sebagai pertanggungjawaban di muka hukum akan memenuhi makna maaf sebagai keinginan kuat untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Setelah mempertanggungjawabkannya di muka hukum, orang akan mendapat hukuman dan hukuman itu diharapkan menghadirkan efek jera.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved