Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo pernah menyampaikan dirinya membutuhkan hadirnya seorang star power. Sosok itu bukan hanya harus pintar, melainkan juga ucapannya dipercaya pasar. Untuk yang pertama, pintar, saya melihat ekonom di Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan memenuhi kualifikasi itu.
Para ekonom di ketiga institusi itu tidak hanya pandai, tetapi juga mampu menjelaskan persoalan dengan baik. Di tengah perlambatan ekonomi yang terus berjalan hingga kuartal II 2015, mereka seharusnya tampil memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat. Sering saya sampaikan kita hidup di era berbeda, di era keterbukaan. Informasi begitu berseliweran. Namun, tidak semua informasi itu benar dan bermanfaat. Pemerintah harus hadir memaknai dan memberikan penjelasan yang benar agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.
Tentu yang tidak kalah penting dilakukan ialah bagaimana pemerintah menjalankan apa yang dijanjikan. Kredibilitas pemerintah bukan diukur dari penjelasan yang disampaikan, melainkan sejauh mana mampu memegang komitmen. Your word is your bond. Kalau pemerintah menyatakan proinvestasi, tunjukkan pemerintah bersahabat kepada investasi. Contoh bagaimana Presiden Jokowi mempersilakan PT Freeport Indonesia melanjutkan investasi selama menguntungkan rakyat Indonesia. Ternyata sampai 25 Juli, pemerintah tidak juga memperpanjang izin ekspor konsentrat Freeport. Padahal, semua pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahu perpanjangan ekspor yang diberikan berakhir 25 Juli.
Pemerintah tentu berhak untuk tidak memperpanjang izin ekspor, bahkan boleh menasionalisasi tambang tembaga di Papua itu. Namun, semua mesti dilakukan secara konsisten dan sadar semua risiko yang ditanggung. Jika hanya tiga hari setelah pelarangan itu izin impor diberikan lagi, apa arti sikap itu?
Ketidakjelasan sikap itu menunjukkan rendahnya penghormatan kepada kontrak. Bagi pengusaha, sikap itu menunjukkan ucapan pemerintah tak bisa dipercaya.
Tahukah pemerintah, akibat tindakannya itu, Freeport harus mengalami kerugian nilai buku? Harga saham Freeport di New York Stock Exchange turun dari US$20 per saham menjadi US$13. Bagaimana lalu investor akan berani menanamkan modalnya di Indonesia?
Saat melakukan halalbihalal dengan pimpinan redaksi, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan Indonesia harus menyongsong era ekonomi baru. Setelah pada 1970-an ekonomi kita didorong minyak bumi, 1990-an oleh industri padat karya, 2000-an oleh komoditas, 10 tahun ke depan ekonomi kita harus bertumpu pada industri bernilai tambah.
Kita tidak menampik pandangan itu. Namun, kita tidak bisa tiba-tiba melompat ke sana. Kita harus membangun industri dasar dan industri barang modal yang kuat. Apabila tidak, kita harus mengimpor semua kebutuhan itu. Hal itu otomatis akan membuat impor meningkat dan defisit transaksi berjalan membengkak.
Kita harus mempersiapkan diri menyongsong era baru itu.
Pendidikan harus diarahkan untuk memperbanyak sarjana teknik. Industri difokuskan untuk memperkuat industri dasar dan industri barang modal. Semua negara industri memulai dari sana. Jepang, Korsel, Tiongkok, dan India menghasilkan banyak ahli metalurgi. Dari sana mereka membuat mesin-mesin bagi kebangkitan industri. Pemerintahan mereka mengawal arah pembangunan industri dengan konsekuen.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved