Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HIKAYAT darah alias keturunan dalam dunia politik pastilah penting. Terlebih mereka yang punya leluhur kaum aristokrat, berpendidikan ’mentereng’, berharta melimpah, dan punya pergaulan luas. Namun, ada yang bilang, mereka yang terlalu menonjolkan darah leluhur mereka sejatinya tak terlalu percaya pada kemampuan diri sendiri.
Soekarno, Soeharto, Joko Widodo, telah pula dipersoalkan hikayat darah mereka (Media Indonesia, 14/12). Kini, beredar pula biografi calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, dan calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno.
Biografi dari tiga nama itu beberapa kali disebar di media sosial. Prabowo Subianto, misalnya, kakeknya, RM Margono Djojohadikusumo asal Banyumas, pendiri Bank Negara Indonesia. Meski dengan rentang genealogi yang jauh, konon berkait dengan Pangeran Diponegoro.
Prabowo lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951, anak pasangan Soemitro Djojohadikusumo asal Banyumas dengan Dora Marie Sigar asal Manado. Seperti kedua orangtua mereka, empat anak pasangan itu tumbuh dengan pilihan agama sendiri-sendiri. Letjen (Purn) TNI Prabowo Subianto sejak 2004 tak pernah absen sebagai capres/cawapres di setiap pemilu. Semangat yang tak pernah padam.
Sebelum menjadi menteri di kabinet Soeharto, Soemitro yang menggunakan berbagai nama samaran beserta keluarganya pernah hidup berpindah-pindah selama 10 tahun di luar negeri. Sang Begawan Ekonomi ini memang pendukung PRRI. Wajar jika sekolah menengah Prabowo diselesaikan di luar negeri.
Namun, seperti pernah diberitakan, Dora Sigar masih keturunan tokoh di Minahasa bernama Benyamin Thomas Sigar alias Tawajln Sigar. Konon, Benyamin dikirim ke Pulau Jawa ikut serta menangkap Diponegoro. Tentu butuh penelitian untuk menentukan valid-tidaknya informasi itu.
Adapun Sandiaga Uno, lahir 28 Juni 1969 di Pekanbaru, Riau, anak pasangan Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman (Mien Uno). Dari kakek garis ibu konon juga masih ada darah aristokrasi Cirebon. Sandi yang tumbuh menjadi pengusaha sukses ialah lulusan sebuah perguruan tinggi di AS.
Baik Prabowo maupun Sandi pernah bersekolah di luar negeri dan sama-sama menggeluti dunia usaha. Prabowo, ketika diberhentikan dari dinas TNI, pergi ke Yordania, berbisnis. Pundi-pundi harta Prabowo-Sandi terlihat kinclong. Prabowo sekitar Rp2 triliun, Sandi Rp5 triliun.
Ma’ruf Amin lahir 11 Maret 1943 di Kresek, Tangerang, Banten. Ayahnya Mohammad Amin, seorang ulama di Banten. Kakek dan buyut Ma’ruf Amin juga masih ulama besar yang pernah menjadi imam Masjidil Haram, yakni Syeikh An Nawawi Al Bantani. Di Bangkalan, Madura, Ma’ruf Amin juga mengungkapkan dirinya masih keturunan Raden Pragalba, yang menjadi Raja Keraton Bangkalan.
Seperti juga Joko Widodo yang lulusan Fakultas Kehutanan UGM, Ma’ruf Amin sepenuhnya berpendidikan lokal. Pendidikan sanawiah dan aliahnya diselesaikan di Pesantren Tebuireng, Jombang, lalu ia melanjutkan ke Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Chaldun, Bogor. Tahun lalu ia dikukuhkan sebagai guru besar bidang ekonomi muamalah syariah di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang.
Ma’ruf Amin memang menekuni aneka profesi, pendakwah, guru/dosen, politikus, dan organisatoris. Ma’ruf juga tokoh di balik perbankan syariah Indonesia. Ia juga pernah menjadi anggota Wantimpres di masa SBY. Di bidang keagamaan, Ma’ruf Amin Ketua Majelis Ulama Indonesia dan Ketua Rais Aam Syuriah PBNU. Kekayaan Jokowi Rp50,20 miliar dan Ma’ruf Amin Rp11,6 miliar.
Biografi atau hikayat darah penting bagi mereka yang memaknainya dengan kerja keras. Tak sedikit mereka yang bukan siapa-siapa bisa menjadi bintang. Pemimpin yang autentik pastilah tak semata menjual ’hikayat biografinya’. Ia akan membawa dirinya sendiri; perjuangan sendiri yang berlipat-lipat. Biodata baru sesuatu di atas kertas. Belum teruji, apalagi terbukti. Belum jadi apa-apa.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved