Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INILAH pertandingan bulu tangkis paling heroik dan mengharukan yang pernah saya lihat. Ketika pemain tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melawan Yuqi Shi dari Tiongkok dalam final beregu putra di gim ketiga, Rabu (22/8). Anthony terjatuh ketika mengejar bola dalam kedudukan 15-12. Sejak itu ia mulai terpincang jalannya; beberapa kali terjongkok dan terjatuh. Namun, ia pantang menyerah.
Dengan kaki kram yang parah, tak bisa ditekuk, ia tetap bermain dengan kaki kiri diseret-seret. Ia bak serdadu di medan perang yang terus melawan musuh meski dengan tubuh terluka. Anthony terus mengejar shuttlecock dan bahkan sesekali melakukan smash. Namun, ketika menorehkan poin 19, tubuh anak muda ini lunglai, terjongkok, menundukkan badan dalam posisi merangkak agar nyerinya berkurang. Ia tak menyerah, tapi kemudian rebah dalam posisi tengadah.
Setelah tim medis memberi pertolongan, kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 20 Oktober 1996 ini masih bisa menambah poin menjadi 20-19, sebelum Shi mengejarnya menjadi 20-21. Itulah angka maksimal Anthony. Dengan tertatih-tatih akhirnya ia menepi memberi tahu wasit dan rebah lagi dalam posisi tengadah lagi. Ia tak mengaduh dan mengeluh. Shi pun dengan sportif menghampiri Anthony. Seraya berjongkok, pemain Tiongkok ini meraih tangan sang lawan. Wajahnya menunjukkan simpati yang dalam.
Anthony tak bisa lagi mendapatkan perawatan medis karena dalam regulasi bulu tangkis, maksimal hanya dua kali perawatan ketika dalam pertasndingan. Regulasi yang mestinya bisa ditinjau kembali karena kesehatan atlet haruslah diutamakan. Anthony akhirnya dibawa keluar lapangan dengan brankar. Ia dinyatakan kalah. Para penyiar radio dan televisi yang menyiarkan pertandingan mengabarkan dengan perasaan haru dan takjub. "Inilah pahlawan Indonesia yang sebenarnya malam ini," kata seorang penyiar televisi seraya meminta seluruh rakyat Indonesia berdoa untuk kesembuhan Anthony.
Presiden Joko Widodo, yang menonton dengan didampingi beberapa menteri, langsung menemui Anthony yang tengah dirawat. "Masyarakat Indonesia bangga dengan perjuanganmu," kata Jokowi memberi semangat. Ia juga meminta tim medis menangani Anthony agar cedera kakinya tak memengaruhi kariernya.
Tim bulu tangkis Indonesia akhirnya menyerah 1-3 pada Tiongkok. Namun, inilah kekalahan dengan kepala tegak. Anthony--juga Jonatan Christie, ganda Fajar Alfian/Rian Adianto--memang kalah poin, tetapi menang semangatnya. Ganda Kevin Sandjaja Sukomulyo/Marcus Fernaldi Gideon, satu-satunya yang menang, meraihnya dengan penuh atraktif dan penuh gairah, semangat demi bangsa. Semangat ini mestinya bisa menjadi oasis dalam kehidupan ketika kebersmaan terasa meranggas.
Bisa jadi jutaan orang yang menyaksikan perlawanan Anthony menjadi sangat emosional. Seperti ekonom Faisal Basri, misalnya, mencicit di akun Twitter-nya, 'Hanya air mata yang bisa kupersembahkan kepadamu, #AnthonyGinting', tulisnya ketika menyaksikan Anthony tak kuasa lagi melangkah setelah berkali-kali rebah. 'Kita tidak bertanya apa agama Anthony, Kevin, dan Gidoan; tak bertanya pula apa sukunya, dari mana asalnya. Yang dikenang ialah perjuangannya'.
Secara umum semangat 'meraih bintang' kontingan Indonesia memang sangat tinggi. Efek Zohri yang menjadi juara dunia lari junior di Finlandia, momen bulan kemerdekaan, acara pembukaan Asian Games dengan pertunjukan memukau, agaknya menyuntikkan energi berlipat bagi para atlet. Hingga hari kelima, Indonesia meraih 8 medali emas, 5 perak, dan 9 perunggu. Bandingkan dengan Asian Games 2014, Indonesia hanya mendapat 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.
Perhelatan masih 10 hari lagi. Artinya masih terbuka lebar menangguk medali emas lagi untuk beberapa cabang, seperti bulu tangkis perseorangan, pencak silat, kano, bridge, panahan, dan boling. Target 10 besar agaknya bisa terpenuhi. Semangat Anthony, semangat Asian Games, mestinya jadi modal berharga untuk mengembalikan lagi kehormatan kita meraih prestasi olahraga--juga bidang-bidang lain. Kepercayaan menjadi tuan rumah kali ini, setelah Vietnam tak sanggup karena alasan keuangan, harus kita lakukan dengan penuh semangat.
Terasa ada elan vital Asian Games 1962 tengah ditiupkan ke Asian Games 2018 ini. Dengan 17 negara peserta ketika itu, Indonesia meraih peringkat kedua dengan 21 medali emas, 26 perak, dan 30 perunggu. Kini dengan 45 negara peserta mestinya bisa masuk delapan besar; dan Anthony Ginting telah mengajari arti kerja keras, pantang menyerah, dan tanggung jawab sejati.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved