Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUKAAN Asian Games XVIII masih akan berlangsung 20 hari lagi. Namun, semarak pesta olahraga bangsa-bangsa Asia sudah mulai terasakan. Mulai 10 Agustus, sepak bola akan memulai kompetisi dan tim nasional Indonesia dijadwalkan bertemu Taiwan di pertandingan pembukaan.
Kita sepantasnya menyambut dengan penuh sukacita perhelatan olahraga empat tahunan jni. Lebih 14 ribu atlet dari 45 negara Asia akan hadir di Jakarta dan Palembang. Sepanjang satu bulan setidaknya kita akan menjadi pusat perhatian bangsa-bangsa Asia.
Berkah Asian Games dirasakan kita semua. Masyarakat di Jakarta akan mulai menikmati itu mulai awal Agustus mendatang. Sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin kita mempunyai jalur pedestrian yang layak dan nyaman.
Berpuluh-puluh tahun para pejalan kaki tidak pernah mendapatkan fasilitas yang memadai. Trotoar yang ada tidak hanya sempit, tetapi juga tidak nyaman. Bahkan tidak jarang kemudian dipakai untuk jalan pintas pesepeda motor. Pejalan kaki benar-benar menjadi warga negara kelas dua.
Karena Asian Games, kini kita memiliki jalur pedestrian yang lebar dan juga asri. Kalau kita pandai untuk terus merawatnya, ke depan tempat berjalan kaki di jalan utama Ibu Kota itu akan teduh dan indah oleh bunga-bunga yang mekar di sana.
Kita perlu melihat bagaimana Surabaya menata kotanya. Dengan trotoar yang tertata rapi, taman kota yang terawat baik, warga menikmati kehidupan yang berkualitas. Pohon-pohon rindang yang ditanam di daerah-daerah hijau membuat suhu udara Surabaya bisa turun satu-dua derajat celsius.
Masyarakat Palembang pun mendapatkan berkah dari penyelenggaraan Asian Games ini. Palembang menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki light rail train. Pelaksanaan Asian Games membuat pemerintah daerah semakin bergegas untuk menyelesaikan pembangunan LRT yang menjadi kebanggaan masyarakat Palembang.
Asian Games seharusnya menularkan kepada kita sikap no nonsense. Tidak ada yang tidak mungkin kita bisa raih. Sepanjang ada kemauan dan kesungguhan, prestasi tinggi akan bisa kita dapatkan. Apalagi jika ada kekompakan di antara kita dan disiplin dalam menjalankan semua tugas yang menjadi tanggung jawab kita.
Terutama yang namanya kekompakan, pantas kita pelajari dari olahraga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah tim hanya bisa menjadi pemenang kalau satu pemain dengan yang lain saling mendukung di lapangan. Tidak kalah pentingnya keharusan pemain untuk mematuhi apa yang sudah digariskan pelatih.
Di Piala Dunia 2018 lalu kita bisa melihat bagaimana Argentina yang dipenuhi banyak bintang hebat seperti Lionel Messi tidak mampu berjaya. Tidaklah mungkin mereka berhasil ketika pemain tidak patuh kepada pelatih Jorge Sampaoli. Beda dengan Prancis yang tampil bahu-membahu dan mereka sangat hormat kepada pelatih Didier Deschamps.
Dalam kehidupan yang besar, mustahil kita akan menjadi bangsa pemenang apabila kita terus berkelahi sendiri. Kita tidak pernah memberi kesempatan dan memberi kepercayaan kepada pemenang pemilihan umum untuk memajukan negeri ini. Setiap hari kita mencela kerja keras yang sudah dilakukan, seakan-akan tidak ada yang baik diperbuat untuk memajukan negeri ini.
Kita perlu belajar dari Rusia yang sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2018. Meski kesebelasan nasional Rusia gagal menjadi juara, rakyat negara itu tetap menghormati dan mendukung tim nasional mereka. Piala Dunia 2018 menyatukan bangsa Rusia untuk menghadapi tantangan dunia.
Banyak kekurangan yang masih harus dikerjakan Rusia. Akan tetapi, semua kekurangan itu tidak akan bisa diselesaikan hanya dengan saling menyalahkan. Sekecil apa pun, semua orang harus memberi kontribusi terbaik untuk membuat kondisi negara menjadi lebih baik.
Begitu pulalah kita dalam menyambut Asian Games XVIII ini. Pesta olahraga harus kita pakai untuk membuat bangsa ini bersatu. Kita dukung atlet-atlet kita untuk bisa berjuang dan memberikan yang terbaik bagi 'Merah Putih'. Kita dorong pemerintah ini berbuat yang terbaik bagi kemajuan Indonesia.
Sebulan ke depan ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk menunjukkan diri sebagai bangsa besar. Ini kesempatan juga bagi mereka yang cerdas dan kreatif untuk memanfaatkan kesempatan. Peluang bisnis begitu terbuka dan kita akan memetik manfaat dari hadirnya ribuan tamu dari luar negeri kalau mau bekerja dan bukan hanya bertengkar.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved