Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) pekan lalu memutuskan untuk menaikkan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin menjadi 2%. Perkembangan ekonomi Amerika yang ditandai dengan bertambahnya lapangan pekerjaan dan turunnya angka pengangguran serta tingkat inflasi yang berada pada kisaran 2% membuat bank sentral merasa perlu untuk terus mendorong terbukanya lapangan pekerjaan secara maksimum dan menjaga stabilitas harga.
Keputusan FOMC untuk menaikkan tingkat suku bunga ibarat balon yang sudah lama ditunggu untuk pecah. Seperti sudah diduga, Federal Reserve tidak berani berspekulasi untuk membuat balon itu meledak besar. Mereka memilih untuk mengempiskan secara perlahan-lahan sehingga tidak terlalu mengejutkan pasar.
Karena itulah, rapat FOMC pada 14 Juni lalu tidak membuat pasar uang dunia bergejolak. Bahkan, beberapa mata uang seperti euro dan yen mengalami penguatan karena selama ini sudah terlalu jauh mengalami pelemahan. Merebaknya spekulasi terhadap kebijakan suku bunga yang akan diambil Bank Sentral AS membuat pasar uang bergejolak tanpa ada dasar yang jelas.
Memang rapat FOMC juga menetapkan bahwa kenaikan tingkat suku bunga bukan mustahil akan diambil lagi dalam tahun ini. Namun, semua itu akan dilakukan sesuai dengan agenda besar untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Amerika sekaligus mengendalikan tingkat inflasi.
Itulah sebenarnya tugas yang dipikul semua bank sentral di seluruh dunia. Kebijakan moneter merupakan bagian dari kebijakan untuk membuat perekonomian negara bertumbuh lebih baik. Bank sentral bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas mata uang dan sekaligus tingkat inflasi.
Atas dasar itulah kita menghargai kebijakan yang ditempuh Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk tidak menunggu bola. Bank Indonesia akan bertindak lebih aktif untuk membuat kondisi moneter lebih stabil, khususnya dalam menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah. Salah satu yang sudah dilakukan ialah menerapkan kebijakan ‘mendahului kurva’ kenaikan tingkat suku bunga di AS.
Sekitar satu bulan sebelum FOMC memutuskan menaikkan tingkat suku bunga acuan, BI sudah lebih dulu menaikkan seven-days reverse repo rate. Kenaikan 25 basis poin kedua itu memberi dua keuntungan sekaligus, yakni mengantisipasi kenaikan tingkat suku bunga di AS dan menenangkan nilai tukar rupiah yang sedang bergejolak liar.
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam program Economic Challenges menjelaskan upaya untuk mengendalikan nilai tukar lebih diutamakan bank sentral karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Itu berbeda dengan kebijakan penaikan BI Rate yang masih satu tahun kemudian dirasakan masyarakat melalui meningkatnya suku bunga kredit.
Perry merasa yakin bila perbankan tidak akan segera menaikkan tingkat suku bunga kredit karena likuiditas yang ada di perbankan masih berlebih. Kalaupun kelak terjadi peningkatan permintaan kredit dari masyarakat, BI masih memiliki kebijakan yang bisa melonggarkan perbankan untuk tidak sampai kekurangan likuiditas.
BI akan lebih aktif berkomunikasi dengan pemerintah dalam upaya menggerakkan perekonomian nasional. Melalui komunikasi itu diharapkan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal bisa lebih efektif mencapai sasaran. Kredit yang disalurkan perbankan bisa sesuai dengan arah pembangunan industri yang diharapkan pemerintah sehingga bisa meningkatkan ekspor dan menghasilkan devisa yang optimal bagi negara.
Selama ini atas nama independensi, BI seperti memiliki dinding pemisah dengan pemerintah. Kebijakan yang ditempuh sering kali tidak sejalan. Padahal, independensi BI itu lebih pada proses mengambil keputusannya, sedangkan tujuan akhirnya sama dengan pemerintah, yakni harus tertuju pada upaya penciptaan kesejahteraan umum seperti digariskan Pembukaan UUD 1945.
Kita mendorong keinginan BI untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan pemerintah. Apalagi jika kita sadari tantangan besar yang harus kita hadapi dengan perekonomian global. Kemacetan perundingan dagang antara AS dan Tiongkok akan membuat ketidakpastian semakin tinggi. Dana Moneter Internasional pun menyebutkan, awan hitam yang menaungi perekonomian dunia sangatlah menakutkan.
Semua tantangan itu tidak mungkin dijawab sendiri-sendiri. Pengusaha Chairul Tanjung sering menyebutkan pentingnya kita untuk bersatu padu dan bergotong royong sebab dengan bersatu pun kita belum tentu bisa menjawab tantangan berat yang ada di depan.
Satu hal lagi yang tidak bosan-bosan kita sampaikan ialah perlunya bangsa ini bekerja keras. Thomas Alva Edison selalu mengingatkan, kesuksesan itu hanya 1% ditentukan inspirasi, sisanya yang 99% ditentukan keringat. Keringat itu hanya akan terjadi kalau kita bekerja keras.
Setelah hampir dua pekan kita berlibur, saatnya bagi kita untuk bekerja kembali. Kerja itu tentunya bukanlah dengan mencari-cari kesalahan orang lain. Kita harus mengubah sikap dan perilaku bahwa bekerja itu ialah berkarya. Marilah kita berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi negeri ini, bukan terus menerus saling menyalahkan.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved