Ayah (Angkat)

Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group
09/7/2015 00:00
Ayah (Angkat)
(Grafis/SENO)
TERUS terang, berkat komitmennya pada Martunis, anak Aceh korban tsunami, saya jatuh hati pada Cristiano Ronaldo. Padahal, saya bukan penggemar Ronaldo, melainkan Lionel Messi kendati keduanya pemain bola terbaik dunia, peraih Ballon d'Or. Akan tetapi, di luar lapangan hijau, di dalam kehidupan kemanusiaan yang konkret, sejak 3 Juli 2015 hati saya kepincut Ronaldo.

Malam itu televisi BBC menyiarkan berita klub Sporting Lisbon resmi mengontrak Martunis. Di klub yang memiliki Academia Sporting itulah antara lain Ronaldo dan maskot sepak bola Portugal, Luis Figo, ditempa. Ronaldo ayah angkat Martunis sejak 2005. Ia terbang ke Aceh menemui Martunis yang kala itu berusia 6 tahun. Alkisah, saat tsunami terjadi, Martunis mengenakan kostum tim nasional Portugal, bernomor punggung 10, replika pemain tenar Rui Costa.

Tsunami merenggut ibu dan dua saudara perempuannya. Dua puluh satu hari setelah tsunami, Martunis ditemukan terdampar di pantai berpaya-paya, kelaparan. Wartawan Sky News mengorbitkan bocah ajaib yang selamat dari tsunami seraya masih mema kai kaus yang sama, seragam tim nasional Portugal. Berita berfoto itu menggetarkan hati Ronaldo   hingga ia menemui Martunis di Aceh (2005).

Ronaldo menjadikannya anak angkat, membiayai pendidikannya, berjanji suatu hari membawanya ke Portugal dan menjadikannya pemain profesional. Janji dipenuhi 2 Juli lalu. Tak hanya Martunis mendapat berkat. Persatuan Sepak Bola Portugal memberi uang untuk ayahnya membangun kembali rumah mereka. Berdasarkan foto yang disiarkan media interna sional, termasuk harian The Independent (Inggris), tampak gembira Ronaldo merangkul  Martunis kecil (2005). Ia memberi kostum Portugal bernomor 1.

Delapan tahun kemudian (2013), Martunis remaja diundang ke Portugal bertemu legenda sepak bola Portugal Eusebio dan maskot Luis Figo. Seminggu lalu, 2 Juli 2015, pada usia 17, Martunis resmi dikontrak klub Sporting Lisbon. Kata Bruno de Carvalho, presiden klub: "Martunis will work at the academy. We will work with him also in his development as a human being and a man." (The Independent, 2/7) Saya tersentuh.

Apa yang menggetarkan sukma Ronaldo, kapten tim nasional Portugal, sampai terpanggil menjadi ayah angkat dan memberi sedemikian jauh? Jawabnya, saya kira, betapa dahsyat dampak bila rasa kebangsaan dan kemanusiaan universal serentak tergugah. Seorang kapten tim nasional Portugal dari keluarga Katolik taat menyelamatkan sampai jauh ke masa depan seorang anak Aceh. Muslim, korban tsunami.

Di situ bersemi nilai-nilai sesama ciptaan Sang Khalik tanpa sekat sehingga predikat 'angkat' di belakang 'ayah' tinggal embel-embel belaka, tertera dalam tanda kurung. Karena itu, beruntunglah Martunis, berayah (angkat)-kan salah seorang atlet terkaya di dunia, yang ikhlas berbagi, memberi pancing, bukan ikan. Martunis satu-satunya anak Indonesia yang dikontrak Sporting Lisbon, klub hebat penghasil pemain-pemain hebat. Kiranya Martunis pun menjadi pemain hebat, yang hatinya pun hebat dalam berbagi berkat, seperti ayah (angkat)-nya, dalam kemanusiaan universal.

Menyangkut nasib, tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi. Namun, saat ini, seorang ayah (angkat) telah berkarya mengangkat tinggi-tinggi anak manusia dari dalamnya derita, melintasi suku, ras, kultur, agama, negara, dan benua.


Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.