Hawking dan Palestina

Djadjat Sudradjat Dewan Redaksi Media Group
20/3/2018 05:10
Hawking dan Palestina
(AFP)

WAFATNYA ahli fisika dan kosmologi terbaik dunia, Stephen Hawking, masih menggoreskan duka dunia.

Tak hanya duka bagi dunia ilmu pengetahuan, tetapi juga buat negeri terjajah, Palestina.

Hawking memang serupa mendiang Edward Said, pembela garda depan Palestina.

Said--bersama Noam Chomsky--di Amerika, Hawking di Inggris, Eropa.

Ada yang bertanya kapan manusia hebat kelahiran Inggris, 8 Januari 1942, yang wafat di hari kelahiran Alberth Enstein, 14 Maret, itu 'lahir' kembali.

Penulis buku A Brief of Time (1988) itu menjadi ilmuwan paling menginspirasi manusia sedunia.

Temuan Hawking tentang teori lubang hitam, gelombang gravitasi, dan big bang belum menghentikan rasa kagum jagat ilmu pengetahuan.

Ia yang lahir 300 tahun setelah fisikawan Italia, Galileo Galilei, wafat, menamatkan hidupnya dalam usia 76 tahun.

Justru dengan tubuhnya yang lunglai dan suaranya yang habis, ia tetap bekerja dan berkarya.

Hawking menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang menyerang sel saraf yang membuat tubuhnya lumpuh.

Akan tetapi, ia pantang takluk. Kisah hidupnya pun diangkat dalam film Theory of Everything (2014).

Astrofisikawan Amerika, Neil De Grasse Tyson, mengungkapkan, "Kepergiannya menyisakan kevakuman intelektual."

Menurut anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Asrawi, rakyat Palestina akan terus mengenang fisikawan genius itu.

Palestina mengingat prestasi dan warisan luar biasa fisikawan itu.

Ia dinilai tak hanya berjasa dalam sains, tapi memberi kontribusi dalam kemanusiaan.

Rakyat Palestina mencatat, ketika Hawking berkunjung ke Universitas Birzeit Palestina pada 2006.

Di sana ia memberi suntikan semangat perlawanan bangsa Palestina atas pendudukan Israel.

Sang genius ini menyerukan masyarakat dunia wajib memberi sanksi atas kekejaman Israel di Palestina.

Hawking juga pernah memboikot konferensi antarilmuwan di Jerusalem pada 2013.

Acara sebenarnya diinisiasi mantan Presiden Israel Shimon Peres.

Hawking tak ingin terlibat dalam pendudukan Israel yang kejam dan ilegal.

Itulah protes Hawking paling keras pada Israel.

"Seandainya saya hadir pun, saya akan menyatakan bahwa kebijakan pemerintah Israel saat ini cenderung menimbulkan bencana."

Ia menulis dalam surat penolakannya.

Totalitas Hawking pada Palestina memang luar biasa.

Tahun lalu ia meminta jutaan follower-nya di Facebook untuk membantu secara finansial bagi mereka yang belajar fisika di Palestina.

Ia berencana mengembangkan sekolah fisika di negeri itu.

Hawking lulus dari University College di Universitas Oxford (1959) saat berusia 17 tahun.

Ia meraih gelar doktor filsafat dari Trinity Hall, Cambridge University (1965).

ALS itu sesungguhnya menyerang Hawking ketika ia berusia 21 tahun.

Dokter memvonis Hawking hanya akan bertahan hidup dua tahun.

Penyakitnya kian parah ketika ia berusia 40 tahun.

Hawking berbicara dengan bantuan alat canggih, sebuah sistem yang bisa mengubah gerakan otot pipi, menjadi ucapan yang bisa dimengerti semua orang.

Ia mengajar matematika di University of Cambridge selama 30 tahun dan pensiun pada 2009.

Dua kali pernikahannya kandas di tengah jalan.

Ia berpulang meninggalkan tiga anak.

Sang genius ini dianugerahi berbagai macam penghargaan.

Salah satunya masuk 100 orang terbesar Inggris dalam sejarah dari BBC.

Pada 2009, ia juga mendapatkan Medal of Freedom dari Presiden AS Barack Obama.

Hawking sesungguhnya masuk kategori ilmuwan abad ke-20 yang terus mengembangkan diri pada abad ke-21.

Abad ke-20 ialah abad paling produktif dalam temuan ilmu pengetahuan.

Menurut catatan, 80% dari seluruh capaian ilmu pengetahuan dan teknologi dihasilkan pada abad itu. Hawking salah satu bintangnya yang paling cemerlang.

Dunia menunggu 'kelahiran' bintang yang lain, bila mungkin yang lebih cemerlang.

Yang juga mendedikasikan ilmunya untuk perdamaian dunia.



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.