Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA kiranya tahu benar Vietnam kian bertumbuh menjadi negara yang kompetitif, negara unggul. Apa rahasianya?
Hemat saya, salah satu jawabannya ialah negara itu setia pada perkara-perkara kecil.
Dari mana tahu?
Dari sebuah kedai bakmi di negara itu yang sadar sejarah di masa depan.
Bahwa sejarah bukan semata urusan masa lalu, tetapi justru investasi di masa depan.
Pekan lalu, kedai Bun Cha Huang Lien kembali membuat berita karena mengabadikan peristiwa bersejarah.
Di kedai itulah dua tahun lalu (24 Mei 2016), bersama Anthony Bourdain, pengasuh program masak-memasak di CNN, Presiden AS Barack Obama menikmati bakmi dan sebotol hanoi beer.
Kedai itu pilihan Bourdain, berada di pinggir jalan, yang tidak bersih-bersih amat dari kacamata protokol kepresidenan.
Obama makan pakai sumpit, seperti lazimnya warga setempat.
Ia minum bir hanoi itu langsung dari botolnya yang dipegang tangan kanannya. Anthony Bourdain yang membayarnya total $6.
Kini semua peralatan makan dan minum kedua tokoh, lengkap dengan piring, sumpit, dan botol bir rapi di atas meja, serta dua kursi plastik tempat mereka duduk, dilestarikan di dalam kotak kaca ukuran panjang 75 cm, lebar 60 cm, tinggi 130 cm.
Anthony membagi foto bersejarah itu melalui Instagram yang pekan lalu telah dikunjungi 123.830 pengunjung.
Komentarnya, "Not sure how I feel about this."
Kata Nguyen Thie Lien, pemilik kedai itu, ia tidak pernah membayangkan, apalagi bermimpi Presiden Obama menjadi tamu di kedainya.
Kini banyak turis datang bersantap di kedai milik Nguyen Thie Lien itu.
Mereka didorong rasa penasaran, seperti apakah gerangan kedai di pinggir jalan, tempat Presiden Barack Obama menikmati mi dan bir.
Kini imaji orang, tanpa perlu banyak bertanya, dituntaskan dengan diabadikannya sang 'artefak'.
Kedai itu berada di bilangan Old Quarter, tempat backpacker berjalan kaki.
Di situ, di Kota Hanoi bertambah satu lagi objek wisata yang khas.
Inilah wisata kuliner seraya membayangkan diri berselera sekelas Obama dan Bourdain.
Semua itu berkat langkah kecil yang berdampak besar. Langkah kecil, tetapi berbasiskan kesadaran tinggi perihal makna sejarah di masa depan.
Berwisata di kedai itu melengkapi, tepatnya menyempurnakan perspektif sejarah setelah orang mengunjungi salah satu andalan utama wisata Vietnam, The Tunnels of Cu Chi, di Ho Chi Minch City.
Di terowongan 121 km itu dihidupkan kembali sejarah bagaimana pejuang Viet Cong menghabisi tentara AS, dalam perang terlama (19 tahun, 5 bulan, 4 minggu, 1 hari).
Adapun di kedai mi di Hanoi itu, bersama Presiden Obama, dalam bilangan menit bersantap, turis dibawa ke alam damai yang kerakyatan.
Disadari atau tidak, orang kecil, warga biasa, pemilik kedai itu, turut melengkapi sebuah narasi sangat besar yang melukiskan hubungan AS-Vietnam.
Vietnam telah menjadi destinasi wisata asing yang eksotik.
Pada 2017, Vietnam mengalami pertumbuhan turisme 29,1%, membawa masuk 12,9 juta turis mancanegara. Hanoi dan Ho Chi Minch City jelas faktor yang turut memicu pertumbuhan turisme double digits itu.
Banyak tokoh besar dunia telah berkunjung ke negeri ini.
Di antaranya bersantap secara unik, termasuk dilakukan Barack Obama, yang bahkan pernah hidup di negeri ini.
Namun, kita berkecenderungan menjadikannya one day story, cerita sehari, yang tidak diabadikan sebagai memori yang hidup, menjadi cerita berkepanjangan sebagai produk wisata.
Kita punya banyak objek wisata yang indah, yang perawan bahkan, sehingga barangkali menutupi cakrawala untuk bersetia melihat perkara-perkara kecil yang senyatanya mengandung nilai investasi di masa depan.
Saya pikir perlulah belajar dari orang kecil, pemilik kedai Bun Cha, yang menunjukkan kearifan sebaliknya.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved