Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMAT bertugas, Jenderal Heru Winarko. Bertugas sebagai Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional), sebuah tanggung jawab yang tak ringan. Ia dilantik Presiden Joko Widodo kemarin (1/3) menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso yang pensiun, di tengah menggilanya penyelundupan dan peredaran narkoba di negeri kita.
Bisa dipastikan angka lama, empat juta pengguna narkoba, kini telah bertumbuh. Itulah maunya para bandar dan pengedar. Kita membaca dan menyaksikan betapa narkoba masuk ke negeri kita seperti tanpa aral. Hitungannya tak lagi seperti dulu kg, kini ton, ratusan ton, ribuan ton.
Bayangkan benda laknat beredar ilegal dalam jumlah yang amat besar. Para bandar dan pengedar tak peduli 50 orang meninggal setiap hari karena narkoba. Heru sebelumya menjabat Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi selama dua tahun lebih. Karena itu, tepatlah ia mengomandani BNN.
Pastilah Heru menyerap banyak ilmu dan pengalaman di lembaga antirasywah itu. Integritas dan profesionalistasnya bisa menjadi bekal berharga untuk membawa BNN lebih punya elan vital lagi. "Yang paling penting dari sisi integritasnya. Karena peredaran narkoba, duitnya gede sekali, omzetnya gede sekali, gampang menggoda orang untuk berbuat tidak baik," ujar Jokowi seusai melantik Heru.
Bisa jadi Heru akan menjadi musuh para bandar, pengedar, dan bahkan mungkin para aparat negara sendiri yang selama ini telah merasakan nikmatnya bisnis barang haram itu. Ketika menjabat Kapolda Lampung, lulusan Akpol 1985 ini rajin berkomunikasi dengan berbagai kalangan. Ia kerap menemui banyak kalangan: masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pejabat.
Salah satu yang dirintis pria kelahiran Jakarta, 1 Desember 1962 itu di Lampung ialah ‘Rembug Pekon’ (Rembug Desa). Rembug Pekon tidak hanya membicarakan keamanan dan ketertiban, tapi juga masalah sosial yang melibatkan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas). Berbagai persoalan masyarakat dari hulu hingga hilir bisa bisa dibicarakan di sini.
Heru pernah menjabat Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menko Polhukam pada 2015. Ia juga pernah menerima tanggung jawab sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Wakil Direktur II/Eksus Bareskrim Polri. Pada 2010, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur III Tipikor Bareskrim Polri. Pada Oktober 2012, ia dilantik sebagai Kapolda Lampung.
Sekali lagi, di depan Heru terbentang tantangan yang tak ringan. Mereka yang terlibat dalam jaringan bisnis narkoba seperti patah tumbuh hilang berganti. Bahkan, ada yang menduga ketika satu penyelundupan terbongkar, bisa jadi ada jumlah yang lebih besar lagi justru tengah masuk dengan leluasa. Sebab, mereka mempunyai seribu akal untuk mengelabui dan melumpuhkan petugas.
Bayangkan pada 2016 saja, menurut BNN, ada 250 ton narkoba masuk ke Indonesia dan bahkan yang masih bahan sebanyak 1.007 ton. Indonesia memang menjadi target pasar narkoba terbesar di Asia. Tidak saja karena permintaannya tinggi, tapi sistem keamanan kita memang lemah, sementara aparatnya mudah disuap, dan hukumannya ringan.
Lembaga pemasyarakatan kini justru menjadi surga bisnis narkoba. Seorang bandar narkoba yang diwawancarai Metro TV baru-baru ini mengatakan 80% penghuni LP ialah pemakai narkoba. Bahkan, kadang ada unsur kesengajaan juga agar ditangkap aparat dan dipenjara. Ia akan berbisnis narkoba di dalam.
Dengan fulus semuanya bisa ditundukkan! “Orang Indonesia kan hanya butuh duit,” kata sang bandar itu ringan. Bisnis barang laknat itu memang tidak hanya didukung teknologi (pakai satelit), tapi jaringan, dan mereka yang berada dalam jaringan itu, keluarganya dijamin ekonominya, jika ada yang masuk penjara.
Pengakuan para bandar narkoba yang pernah kita lihat di televisi, betapa mereka menjalankan bisnis narkoba dengan segenap kepercayaan. Bahkan, seperti yang dibongkar BNN dan Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan (PPATK), baru-baru ini ialah praktik pencucian uang para bandar narkoba sekitar Rp6,4 triliun.
Uang sebanyak itu tersimpan di rekening, baik dalam maupun luar negeri. Rupanya transaksi narkoba menempati posisi kedua terbesar tindak pidana pencucian uang setelah korupsi. Perusahaan ekspor-impor pun menjadi kedok transfer hasil transaksi narkoba.
Kita percaya, Heru akan punya terobosan-terobosan mengurus benda laknat itu. Negeri sudah dikepung rupa-rupa persoalan yang sudah pada tahap amat mencemaskan. Namun, bagi pemimpin yang punya visi, itu akan menjadi medan yang penuh tantangan. Selamat bekerja, Jenderal Heru!
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved