Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah ekonomi yang tertekan, selalu ada yang bisa bertumbuh. Tahun ini kita melihat pariwisata menjadi salah satu sektor yang pertumbuhannya mencengangkan. Masyarakat yang sudah lelah dengan kondisi yang menekan memilih untuk menikmati hidup yang lebih menyenangkan.
Hampir semua sektor yang berhubungan dengan pariwisata menikmati dampak meningkatnya perjalanan. Sektor transportasi kita lihat tumbuh paling tinggi. Yang kurang bagus ialah industri perhotelan. Di era digital seperti sekarang, orang cenderung memilih untuk tidak menginap di hotel, tetapi nonhotel yang lebih murah.
Aplikasi perjalanan dan pariwisata seperti Airbnb dan Traveloka memberikan pilihan perjalanan wisata yang lebih efisien. Orang bisa memilih perjalanan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Namun, semua mengacu kepada apa yang disebut leisure economy.
Tidak usah heran apabila pariwisata kini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar. Kalau kita lebih pandai mengelolanya, tidak mustahil pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar. Potensi pariwisata yang kita miliki memungkinkan kita menjualnya bukan hanya kepada wisatawan Nusantara, melainkan juga mancanegara.
Kunci utama untuk mencapai itu ialah pelayanan. Orang akan suka dan bahkan mau datang kembali untuk menikmati pariwisata Indonesia apabila pelayanannya luar biasa. Bali merupakan salah satu contohnya. Orang tidak bosan-bosan datang ke Bali karena pelayanan yang menyenangkan.
Kultur masyarakat Bali memang melayani. Mereka begitu terbuka kepada pendatang. Mereka tidak pernah 'iseng' dan mengganggu orang yang hendak berlibur. Masyarakat Bali bisa bertahan dengan tradisinya tanpa banyak terpengaruh oleh apa yang dibawa turis. Kita perlu menularkan kultur pariwisata yang melekat pada masyarakat Bali ke daerah-daerah lain.
Apalagi pemerintah sudah menetapkan 10 destinasi pariwisata baru. Kita berharap daerah-daerah bisa berkembang dengan pariwisata yang ada di daerah masing-masing. Tidak boleh kita lupakan, kita harus juga mendorong faktor penunjang pariwisata seperti industri transportasi.
Mulai perusahaan penerbangan, kereta, bus, hingga angkutan air, semua harus lebih profesional. Kunci utamanya lagi-lagi ialah pelayanan yang prima, service of excellence. Di sinilah sering kali kita menghadapi permasalahan. Kualitas pelayanan perusahaan penerbangan kita, misalnya, tidak konsisten.
Sering terjadi hal-hal yang membuat para penumpang mendapatkan pengalaman buruk. Ketika itu terjadi, tidak ada pejabat perusahaan yang bisa memberikan penjelasan memuaskan. Itu terjadi mulai penerbangan berbiaya murah sampai yang premium. Semua sering tergagap-gagap ketika menghadapi krisis.
Tidak ada orang yang tampil untuk menjelaskan dan memberikan kompensasi kepada penumpang agar kekecewaannya sedikit terobati. Kita lihat sekarang ini ketika banyak orang hendak pergi berlibur akhir tahun. Di tengah lonjakan jumlah penumpang, perusahaan penerbangan kita tidak siap untuk mengantisipasi.
Bahkan Kamis lalu, Garuda Indonesia melakukan pergantian sistem yang membuat pelayanan benar-benar amburadul. Penumpang yang seharusnya terbang Kamis malam baru bisa diterbangkan Jumat pagi. Semua penumpang dibiarkan menunggu sepanjang malam di bandar udara tanpa kejelasan.
Mereka tidak disediakan penginapan yang memadai, padahal jelas-jelas tidak mungkin lagi diterbangkan dini hari. Tidak dipikirkan bahwa saat hendak liburan seperti sekarang ini, banyak anak di bawah umur yang ikut dengan orangtuanya. Kita angkat kasus ini untuk menjadi pembelajaran agar kita lebih serius apabila ingin memanfaatkan leisure economy sebagai pendorong pertumbuhan.
Kita harus membangun ekosistem yang baik apabila kita ingin mengoptimalkan potensi pariwisata yang dimiliki. Tidak bisa kita menangani dengan asal-asalan. Kalau hanya mengandalkan kekayaan alam yang ada, kita tidak pernah akan memiliki keunggulan yang benar-benar bisa diandalkan.
Thailand, Malaysia, Vietnam, dan banyak negara lain juga memiliki alam seperti kita. Kekayaan alam itu harus diikuti dengan pelayanan yang prima. Kita perlu belajar dari Singapura. Negara kota ini sebenarnya tidak memiliki kekayaan alam yang bisa ditawarkan. Namun, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke negeri itu jauh di atas kita.
Mereka mengutamakan soal pelayanan serta pengelolaan event yang terjadwal dengan baik. Kalau kita bisa memperbaiki kelemahan yang ada, pariwisata kita pasti akan terbang tinggi.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved