Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Novak Djokovic berhasil mengalahkan Alexander Zverev dalam babak semifinal Cincinnati Masters, Sabtu (19/8). Pria berusia 36 tahun itu berhasil mengalahkan Zverev dengan skor 7-6(5), 7-5. Di laga final, juara Grand Slam sebanyak 23 kali, Djokovic, akan berhadapan dengan pemain peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, untuk kali keempat.
Dalam pertemuan pertama Djokovic dan Zverev sejak Nitto ATP Finals 2021, keduanya tampil dengan performa yang tinggi sepanjang babak semifinal. Set pembuka yang menghibur ini melibatkan Zverev yang berhasil bertahan dalam permainan servis selama 10 menit pada skor 4-5.
Setelah memaksa tie-break, di mana pemain unggulan kedua, Djokovic, menemukan konsistensi yang lebih baik dari groundstrokes-nya, dan berhasil mengonversi kesempatan set keenamnya untuk mendapatkan keunggulan.
Baca juga : Novak Djokovic Meraih Kemenangan Spektakuler di Cincinnati Masters
Setelah kehilangan servisnya saat berada di posisi 5-4 pada set kedua, pemegang 94 gelar juara tur-level segera pulih untuk mendapatkan break sendiri, menutup pertandingan selama dua jam empat menit di permainan servis berikutnya.
Djokovic hanya kehilangan dua poin di balik servis pertamanya di set kedua dan memukul bola dengan kedalaman untuk memperbaiki catatan pertemuannya menjadi 8-4 dalam seri Head-to-Head melawan juara Nitto ATP Finals dua kali.
Bermain dalam turnamen pertamanya di tanah Amerika Serikat sejak tahun 2021, Djokovic belum kehilangan set sepanjang minggu ini. Ia berusaha meraih gelar ketiganya di Cincinnati Masters (2018, 2020) dan gelar tunggal ATP Masters 1000 yang ke-39, yang akan memperpanjang rekor. Jika Djokovic memenangkan gelarnya yang keempat tahun 2023, ia akan menjadi juara tertua Cincinnati dalam Era Terbuka, melampaui Ken Rosewall (1970).
Sedangkan pemain Spanyol, Alcaraz, yang sebelumnya bangkit dari belakang melawan Hubert Hurkacz, berhasil mengalahkan Djokovic dalam final Wimbledon yang menegangkan dengan skor lima set, yang berlangsung selama empat jam 43 menit. Djokovic dan Alcaraz adalah dua-satunya pemain yang telah memastikan kualifikasi untuk Nitto ATP Finals akhir musim, yang dimenangkan oleh Djokovic sebanyak enam kali.
Zverev, 26 tahun, menderita kekalahan pertamanya di Cincinnati sejak tahun 2020, setelah memenangkan acara tersebut pada tahun 2021 dan absen tahun lalu karena cedera. Pemain peringkat 17 dunia ini mencatatkan rekor 38-20 di musim ini. (ATPtour/Z-3)
Jannik Sinner tercatat sebagai petenis tunggal putra Italia pertama dalam sejarah yang mampu menembus final Indian Wells.
Alexander Zverev resmi mengukir sejarah sebagai petenis kelima yang mampu mencapai babak semifinal di seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000.
Menghadapi wakil tuan rumah, Brandon Nakashima, Alexander Zverev dipaksa bermain tiga set sebelum akhirnya menang dengan skor ketat 7-6 (7-2), 5-7, dan 6-4, Minggu (8/3) waktu setempat.
Alexander Zverev melaju ke babak ketiga BNP Paribas Open 2026 usai mengalahkan Matteo Berrettini. Simak statistik kemenangan dominan Zverev di Indian Wells di sini.
Masuk ke lapangan dengan catatan buruk 0-11 melawan petenis peringkat lima dunia, Miomir Kecmanovic akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dengan mengalahkan Alexander Zverev.
Pertandingan putaran pertama Meksiko Terbuka ini merupakan laga pertama Alexander Zverev setelah tersingkir di semifinal Australia Terbuka 2026 oleh Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz resmi mengakhiri musim lapangan tanah liat 2026. Petenis Spanyol ini absen di Roma dan Roland Garros karena cedera pergelangan tangan.
JUARA bertahan Roland Garros, Carlos Alcaraz, memilih menahan diri ketimbang memaksakan comeback cepat dari cedera dan mungkin akan absen dari turnamen grand slam French Open.
Carlos Alcaraz dinobatkan sebagai atlet terbaik dunia di Laureus World Sports Awards 2026 setelah musim 2025 yang gemilang dengan delapan gelar juara.
Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic resmi mundur dari Madrid Open 2026 akibat cedera. Simak kondisi terkini dua bintang tenis dunia tersebut di sini.
Madrid Terbuka 2026 kehilangan dua bintang utamanya setelah Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic memutuskan mundur akibat cedera.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland Garros setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved