Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Juara dunia Lewis Hamilton mengkritik para bintang besar di Formula Satu yang 'didominasi kulit putih' karena tidak bersuara untuk menentang rasisme ketika protes terhadap rasisme meletus di seluruh Amerika Serikat.
Pengemudi Mercedes itu mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui siapa saja bintang F1 yang didominasi kulit putih itu. Mereka kata Hamilton, hanya diam setelah kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, saat dilakukan penangkapan oleh polisi di Minneapolis.
Insiden yang direkam itu memicu kerusuhan di beberapa kota dan menimbulkan kecaman dari para atlet papan atas termasuk Michael Jordan dan Serena Williams.
"Saya melihat Anda yang diam. Padahal beberapa di antara Anda adalah bintang terbesar, tapi Anda tetap diam di tengah ketidakadilan," ungkap Hamilton dilansir AFP.
Hamilton menuturkan bahwa di industri olahraga balapan F1 itu hampir didominasi oleh orang-orang kulit putih.
"Walau saya satu-satunya pembalap berkulit gelap, tapi keadilan tetap harus berdiri tegak," tegasnya.
Saya, lanjutnya, berpikir sekarang Anda melihat lalu bertanya mengapa ini terjadi dan mengatakan sesuatu tentang itu. Namun, kalian tidak berdiri di samping kami. Saya tahu siapa Anda dan saya melihat Anda,” lanjut juara dunia enam kali itu.
Hamilton menegaskan dia hanya mendukung demonstran yang damai, bukan mereka yang telah menjarah toko dan membakar bangunan.
Baca juga: Jelang New Normal, IBL Susun Protokol Latihan
Hamilton menegaskan bahwa cara minoritas diperlakukan harus berubah. "Harus ditumbuhkan cara mendidik warga minoritas di sebuah negara tentang kesetaraan, rasisme, dan perbedaan perlakuan," ungkapnya.
Kita, imbuh Hamilton, tidak dilahirkan dengan rasisme dan kebencian di hati kita. "Itu diajarkan oleh mereka yang kita hormati,” ujarnya.
Legenda bola basket Jordan bergabung dengan paduan suara dari NBA, NFL dan olahraga AS lainnya menuntut perubahan bagi orang kulit hitam Amerika. Namun, seruan itu tidak terbatas di Amerika Serikat.
Pesepakbola Prancis Marcus Thuram dan pemain internasional Inggris Jadon Sancho juga menyerukan hal yang sama. Keduanya menyerukan keadilan bagi Floyd setelah mencetak gol di Bundesliga Jerman. (AFP/OL-14)
Formula 1 resmi mengumumkan kembalinya GP Turki di Istanbul Park mulai musim 2027 hingga 2031. Simak detail kesepakatan dan sejarah sirkuit ikonik ini.
Pembalap Formula 1 Lando Norris resmi memenangkan penghargaan Laureus World Breakthrough of the Year 2026 atas pencapaian luar biasanya di lintasan balap.
George Russell menegaskan komitmennya bersama Mercedes hingga akhir 2026 di tengah performa impresif tim yang memuncaki klasemen Formula 1 musim ini.
Bagi Charles Leclerc, Ferrari bukan sekadar tim balap, melainkan impian masa kecil yang menjadi nyata. Sejak bergabung pada 2019, loyalitas pembalap asal Monako ini tidak pernah luntur.
Oscar Piastri raih podium kedua di GP Jepang 2026. McLaren kini mulai mengancam tim papan atas Formula 1 meski masih ada selisih performa yang harus dikejar.
Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, meraih kemenangan pada Formula 1 Grand Prix (GP) di Sirkuit Sizuka, Jepang, Minggu (29/3).
Hari Afro Sedunia, yang diperingati setiap 15 September sejak 2017, merayakan keindahan rambut Afro dan berfungsi sebagai simbol perlawanan terhadap diskriminasi rasial.
“BU, nama Ibu, kok, tidak ditulis di ijazahku? Kenapa hanya nama Bapak yang dituliskan? Kenapa, Bu? Sekolahku rasialis, ya, Bu?”
Atletico Madrid mendapat hukuman penutupan sebagian stadion mereka untuk dua pertandingan La Liga yaitu saat melawan Celta Vigo dan Osasuna.
Nico Williams, pemain depan Athletic Bilbao, mengalami pelecehan rasial oleh beberapa penonton saat timnya menghadapi Atletico Madrid dalam pertandingan La Liga.
CONCACAF akan melakukan "investigasi penuh" terhadap insiden pelecehan rasial dalam pertandingan Champions Cup antara Chivas Guadalajara dan Club America.
Sebaliknya, peserta kulit hitam, Asia, dan Hispanik tidak menunjukkan bias seperti itu. Mereka sama-sama mengasosiasikan kelompok mereka sendiri dan orang kulit putih dengan "manusia".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved