Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA Prof Memen Kustiawan sangat lekat di hati sivitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Apalagi, sejak menjabat sebagai Sekretaris UPI berbagai prestasi berhasil ditorehkan.
Di antaranya, raihan sejumlah kategori penghargaan dalam bidang
akademik maupun non akademik. Pada 2022 lalu, misalnya, UPI sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) telah menorehkann pretasinya di tingkat nasional khususnya pada sejumlah pemeringkatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. UPI meraih delapan tropi penghargaan untuk berbagai kategori.
Kepala Humas UPI, Prof Deni Setiawan, di Bandung, Rabu (10/5) menerangkan, kategori yang sangat berharga untuk UPI itu, di antaranya, kategori satu untuk PTNBH Informatif, kategori Gold Winner untuk Insan Humas Terpopuler, Kategori ULT, kategori Media Sosial , kategori MBKM-MSIB, kategori LAPOR, kategori Adidaya dan kategori Majalan Digital.
"Raihan prestasi ini merupakan bentuk dari keberhasilan seorang Memen,
dalam melakukan koordinasi dan pemberdayaan sekaligus memimpin rangkaian perencanaan, proses dan kontroling yang bermutu," jelasnya.
Menurut Deni, dari sejumlah prestasi ini, UPI sebagai PTNBH dengan
melalui tangan dinginnya seorang Memen, tidak terasa telah tiga kali
berturut-turut meraih juara pertama. Dengan meraih kategori bergensi di
tingkat nasional ini, dapat dijadikan sebuah keyakinan bagi generasi
berikutnya.
Komunikasi
Melalui kepiawaiannya dalam berkomunikasi baik ke atasan
maupun ke bawahan maka hasilnya mendapatkan sebuah apresiasi bergensi
dari kementerian bahkan Wakil Presiden. "Bersama-sama dengan Rektor UPI Profesor Solehuddin, Prof Memen bahu membahu, dengan didukung oleh Kepala Kantor Humas, telah menjelma sebagai kekuatan tersendiri yang dimiliki UPI," ujarnya.
Melalui pendekatan strategi kepemimpinan yang dimilikinya, aku Prof Deni, keberadaan UPI sebagai PTNBH, selain mampu meraih sejumlah kategori penghargaan, juga mampu menciptakan kultur dan budaya disiplin dan loyal dalam melaksanakan tugas apapun.
"Hal ini sangat terasa di level unit kerja yang dipimpinnya,
di antaranya Direktorat Perencanaan dan Organisasi, Kantor Staf Ahli,
Kantor Hukum, Kantor Hubungan masyarakat, dan Kantor Bagian Umum dan
Kesekretariatan," lanjutnya.
Prof Deni mengaku tangan dingin Prof Memen dalam meramu sumber daya
dan infrastruktur yang ada. "Pemahamannya yang utuh akan substansi yang menjadi komponen pemeringkatan PTNBH dalam bidang terkait, telah menjadi menu unggulan bagi UPI khususnya melalui strategi yang dijalankan oleh Prof Memen. Sebagai Sekretaris Universitas, beliau mampu mengoptimalkan kinerja di posisinya yang setara dengan Wakil Rektor," tandasnya. (N-2)
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) dan meningkatnya tekanan isu lingkungan kini mulai mengubah wajah dunia teknik sipil.
Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar perempuan tepat di Hari Kartini, simbol emansipasi dan kepemimpinan intelektual perempuan.
Universitas Pelita Harapan (UPH) mengukuhkan lima guru besar baru untuk memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab tantangan strategis nasional.
Prof. Tanty Oktavia memaparkan pentingnya kolaborasi Human-AI dalam orasi ilmiahnya di BINUS University. Fokus pada sistem cerdas yang berorientasi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved