Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Dharma Indah sebagai pemilik Kapal Express Cantika 77 diminta tidak melepas tanggung jawab atas kebakaran kapal tersebut mengakibatkan 20 penumpang meninggal dan 16 lainnya hilang.
"Saya minta agar ada tanggung jawab pemilik kapal untuk ganti rugi dan lain-lain seusi ketentuan. Jangan hanya asuransi Jasa Raharja," kata Kepala Ombudsman Nusa Tenggara Timur (NTT) Darius Beda Daton di Kupang, Kamis (3/11).
Kapal tersebut terbakar di Perairan Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, dalam pelayaran dari Kupang menuju Alor pada Senin (24/10).
Menurut Darius, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyebutkan, tanggung jawab pemilik kapal antara lain disebutkan pelaku usaha berkewajiban memberikan kompensasi, ganti rugi/pergantian atau kerugian akibat pengunaan pemakaian jasa yang diperdagangkan.
Ganti rugi bisa berupa uang, mengganti barang, perawatan kesehatan, dan pemberian santunan. "Penumpang kehilangan nyawa karena kelalaian kapal," jelasnya.
Sedangkan, dalam UU No 17/2008 tentang Pelayaran, pemilik kapal bertanggung jawab jika pengoperasian kapal menimbulkan kematian atau
lukanya penumpang. Selain itu, barang musnah hilang atau rusak, keterlambatan angkutan penumpang atau barang yang diangkut.
Baca juga: Suara Pilot Sriwijaya Air SJ182 Tak Terekam, Diduga Tidak Pakai Headset
Tanggung jawab bisa berupa asuransi perlindungan dasar penumpang umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka menyebutkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang
menginvestigasi penyebab kebakaran kapal tersebut.
"Nantinya hasil investigasi KNKT baru dilihat tanggung jawab masing-masing orang. Kapal itu ada pemiliknya, ada nakhoda, dan juga lembaga yang memeriksa kelaikan kapal," kata Isyak.
Kapal tersebut diketahui selesai docking pada akhir Juni 2022. Namun, menurut Isyak, sebelum dioperasikan, harus dilakukan pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"Pemeriksaan SPM ini untuk mengetahui sejauh mana operator kapal laut telah menyediakan semua sarana dan prasarana di kapal berkaitan dengan unsur keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang sesuai standar yang berlaku," ujarnya.
Menurutnya, KNKT juga akan menginvestigasi asal api, termasuk apakah api bersumber dari kebocoran bahan bakar atau jangan sampai kapal mengangkut bahan berbahaya yang terbakar.
"Kalau muat bahan berbahaya bagaimana proses penyimpanannya," kata Isyak.
Untuk daya angkut kapal sebanyak 416 penumpang, namun saat musibah kebakaran, kapal diketahui mengangkut 260 penumpang. "Kapal tenggelam bukan karena kelebihan penumpang, tetapi terbakar," tandasnya. (OL-16)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Ketegangan di Teluk Oman meningkat setelah sebuah kapal dihantam proyektil misterius. Abu Dhabi juga menutup fasilitas gas Habshan akibat serpihan rudal.
Akibat kebakaran ini, KM Citra Anugrah hangus total. Ribuan paket sembako dan bahan bakar yang menjadi pasokan utama menjelang Lebaran di Kecamatan Pasimarannu ikut ludes.
Kemlu RI dorong penyelidikan ledakan kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz. Tiga ABK WNI masih dalam pencarian, sementara satu orang dalam perawatan di Oman.
KM Barcelona V terbakar di perairan Talise, Minahasa Utara. Dua tewas, 294 selamat. Evakuasi cepat melibatkan Bakamla, SAR, dan nelayan setempat.
Untuk upaya evakuasi, kami telah mendirikan Posko Penanganan guna memantau dan mengoordinasikan proses evakuasi serta penanganan lebih lanjut.
Kapal Motor (KM) Barcelona 5 dilaporkan terbakar di wilayah perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Sabtu siang (20/7) sekitar pukul 12.00
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved